Nilai-nilai Spiritual Bangsa Indonesia Adalah Potensi Untuk Memimpin Bangsa-bangsa di Dunia Membangun Peradaban Baru

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:40 WIB

5061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Jacob Ereste

Opini, AgaraNews. Net // Gerakan kebangkitan kesadaran dan pemahaman spiritual di Indonesia semakin terang dan cerah, tampak ditandai oleh kalangan pekerja dalam berbagai tingkatan unskill maupun mereka yang terbilang pekerja profesional.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agaknya, ke sasaran ini beranjak dari pemahaman bahwa apapun yang dihasilkan dari pekerjaan tersebut harus memiliki nilai manfaat, tidak hanya dalam arti ekonomi, rapi juga harus memberi nilai tambah spiritual, baik untuk yang menghasilkan karya tersebut maupun mereka yang kemudian meniknatinya.

 

Nilai-nilai spritual dari hasil kerja ini cukup terkesan dari tujuan alam upaya menghasilkan beragam karya itu, mulai dari karya seni sastra yang semakin getol menampilkan puisi religius dan penuh nuansa spuritual, hingga usaha kuliner yang tak hanya bertujuan mencari keuntungan semata. Sehingga sajian menu yang murah meriah, seperti menjadi bagian dari sedekah — ibadah — untuk meringankan warga masyarakat yang tengah didera ekonomi yang sulit untuk memenuhi kebutuhan pokok hidup sehari-hari. Bahkan do berbagai tempat dam kesempatan — sehabis sholat Jumat misalnya — warga masyarakat pun menyediakan makanan dan minuman. Ternasuk panganan kecil, sekedar untuk mengatasi rasa lapar untuk sementara waktu.

 

Gerakan kebangkitan kesadaran dan pemahanan spiritual serupa ini justru lebih unik dilakukan oleh umat beragama tidak hanya sebatas umat Islam semata. Seperti dari sebuah yayasan umum yang ada di Tanah Tinggi, Senen, Jakarta Pusat, selalu aktif berbagi berkah seusai Umat Islam menunaikan sholat Jum’at secara rutin dan ajek sejak dua tahun (2024) silam sampai sekarang. Demikian juga dari sebuah Masjid yang berada di kawasan Percetakan Negara, Jakarta. Sementara di Masjid Al Mubarok, Tangerang pun acap menyusahkan makanan berat dan berkualitas utama, meski tidak rutin dilakukan.

 

Boleh jadi, lantaran gerakan kepedulian serupa itu suasana di tempat ibadah semakin terasa dan terkesan semakin ramai. Anak-anak remaja pun tampak khusuk mengikuti pelaksanaan ibadah. Tampaknya, suasana yang ramai dan meriah ini pun, terkesan meningkat saat u.at Kristen melakukan Ibadah Minggu di Gereja.

 

Dalam berbagai forum politik, tidak sedikit kalangan politisi yang mulai menggunakan idiom naupun perspektif spiritual dalam penyampaian pendapat dan pemikirannya. Karena itu, percepatan gerakan kebangkitan kesadaran dan pemahan spiritual di Indonesia dapat diharap semakin cepat melesat menembus jagat global yang kini tidak lagi bersifat lantaran teknologi dan arus informasi yang semakin lancar tersebar ke delapan penjuru mata angin, termasuk Negeri Barat yang tampak lebih membutuhkan terapi spiritual, agar etika, moral dan akhlak mulia manusia dapat segera kembali disembuhkan.

 

Geopolitik yang telah merambah geoekpkoni hingga kemdian gilirannya geobudaya, dapat diusut lewat jarahan kapitalisme yang suntuk mencegah nilai-nalai material yang abai terhadap spiritual. Akibatnya pandangan yang nanar terhadap harta benda dan kekayaan semakin mabuk kebayang, hingga berujung pada budaya korupsi yang demikian marak di Indonesia.

 

Oleh karena itu, untuk menekan budaya yang buruk dan busuk — seperti korupsi, kemaruk, cukas, rakus dan tamak, tidak lagi sebatas harta dan kekayaan, tapi juga kekuasaan — harus diredakan oleh etika, moral dan akhlak mulia manusia yang beradab, kembali pada fitrah sebagai khalifatullah — wakil Tuhan — di bumi.

 

Gejala dari gerakan kebangkitan kesadaran dan pemahanan spirital bangsa Indonesia sungguh potensial untuk menjadi pelopor, motor penggerak sekaligus pusat pengembangan spiritual untuk menjadi panutan bangsa-bangsa di dunia yang tengah mengalami krisis batin dan kejiwaan setelah lelah mengumpulkan pundi-pundi yang tak jelas hendak digunakan untuk apa, kecuali mengimbar syahwat dan ambisi kekuasaan melalui kekayaan yang telah dimiliki cukup berlebihan jumlahnya itu.

 

Padahal, ketika kematian telah menjemput, kalau pun harta kekayaan itu masih sehubung acap menimbulkan bencana pertikaian dalam keluarga yang juga sudah terlanjur menganut pahan materialistik.

 

Bahkan dalam berbagai kasus — masih dalam kondisi yang segar bugar pun ada diantara manusia yang mau berlaku khianat hanya demi segenggam emas yang tidak seberapa nalainya itu dibanding nama besar yang sudah disandangnya sebagai tokoh, kaum intelektual atau bahkan pemuka agama dalam masyarakat, kini tidak lagi punya harga diri dan martabat yang patut untuk dibawa mati.

 

Dari fenomena gerakan kebangkitan kesadaran dan pemahaman spiritual bangsa Indonesia yang sangat terkesan berkembang pesat pada 5 tahun terakhir ini di Indonesia sungguh meyakinkan bahwa Indonesia dapat menjadi pelopor sekaligus pusat perkembangan spiritual untuk menjadi model panutan bagi bangsa-bangsa di dunia. Dari nilai keunggulan spiritual ini, bangsa Indonesia dapat memiliki nilai lebih yang tidak dimiliki oleh bangsa manapun yang ada di dunia.(Lia Hambali)

Banten, 1 April 2026

Berita Terkait

Personel Babul Makmur Sampaikan Imbauan Karhutla Saat Sawe Kede Kopi
Kodim 0108/Agara Gelar Upacara HUT ke-81 TNI, Dandim Bacakan Amanat Panglima TNI
Dandim 0116/Nagan Raya Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Lapangan Teuku Umar
KOMANDAN KODIM 0116/NAGAN RAYA BESERTA STAF DAN JAJARAN MENGUCAPKAN DIRGAHAYU TNI KE-81
Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim yang di wakili Kasdim 0116/Nagan Raya Bacakan Amanat Panglima TNI
Respons Cepat Polres Agara, 13 Paket Sabu dan Sejumlah Barang Bukti Diamankan di Desa Pulo Gadun
Camat Babul makmur Rapat Kordinasi Bulanan Dengan Kepala Desa SE kecamatan Babul Makmur.
Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Pemuda Pemudi Di Desa Binaan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Personel Babul Makmur Sampaikan Imbauan Karhutla Saat Sawe Kede Kopi

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Kodim 0108/Agara Gelar Upacara HUT ke-81 TNI, Dandim Bacakan Amanat Panglima TNI

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Dandim 0116/Nagan Raya Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Lapangan Teuku Umar

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:46 WIB

KOMANDAN KODIM 0116/NAGAN RAYA BESERTA STAF DAN JAJARAN MENGUCAPKAN DIRGAHAYU TNI KE-81

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim yang di wakili Kasdim 0116/Nagan Raya Bacakan Amanat Panglima TNI

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Camat Babul makmur Rapat Kordinasi Bulanan Dengan Kepala Desa SE kecamatan Babul Makmur.

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Pemuda Pemudi Di Desa Binaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Jaring Calon Prajurit Unggul, Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos Dengan Pemuda Terkait Rekrutmen TNI

Berita Terbaru