Kutacane Agara News,net Selasa 24 Agustus 2026. Ratusan Juta Dana Desa Kute Tenembak Bintang Kecamatan Bukit Tusam Aceh Tenggara tahun 2025, Diduga di Korupsi oleh Oknum Penjabat Pengulu.demikian di peroleh imformasi di Kutacane 23 Agustus 2026.
Adapun adanya indikasi korupsi dana Kute Tenembak Bintang Kecamatan Bukit Tusan oleh oknum pengulu di peroleh imformasi dari sejumlah tokoh masyarakat yang tidak mau disebut namanya kepada media di kutacane.
pasanya adalah, Oknum Pj Pengulu dalam mengelola dana kute ini terkesan tertutup dan di duga tidak transparan di tandai tidak adanya papan imformasi tentang Penggunaan dana Kute Tenembak Bintang Tahun 2025 dan 2026.
Dari imformasi masyarakat ini juga mempertanyakan sikap Oknum Pj Pengulu yang terkesan tertutup dalam pengelolaan dana Rakyat ini, yang tidak sesuai dengan uu keterbukaan imformasi publik.
adapun sejumlah proyek yang di duga sarat masalah terhadap pengelolaan dana desa tahun 2025 antara lain adalah sebangai berikut, jelasnya kepada Media.
1.Pengelolaan hutan desa dengan dana Rp 10.000.000. diduga fiktif.
2.Pelatihan Prudesa dan pengadaan bibit Kakau dengan dana Rp 112.000.000. tidak jelas keberadaannya dan di duga fiktif.
3. Pelaksanaan Bimtek Tehnologi tepat guna dengan Pagu 5.000.000. juga tidak jelas.
4.Pengelolaan Asset tetap kantor Desa sebesar Rp 12.000.000. juga diduga fiktif.
5.5.Penggunaan dana keadaan mendesak Rp 9.000.000. masyarakat juga tidak tau untuk apa di gunakan bahkan di duga Fiktif.
Terkait dengan kegiatan Bimbingan tehnis atau pelatihan kakau dengan dana Rp 112.000.000. kami selaku masyarakat mempertanyakan kapan di laksanakan, siapa yang mengikuti sebangai peserta di mana di laksanakan dan kapan acaranya juga masyarakat tidak mengetahui dan kegiatan ini juga berpotensi di duga fiktif. jelasnya kepada media di kutacane 22 Agustus 2026.
Adanya Dugaan korupsi dan dugaan berselemak masalah dalam pelaksanaan dan penggunaan dana desa kute Tenembak Bintang Kecamatan Bukit Tusam ini, belum di peroleh komfirmasi kepada Pj Pengulu ya karena saat dihubungi belum berhasil, bahkan saat di hubungi kepada Camat Bukit Tusam Syukri memilih Bungkam tidak bersedia memberi komfirmasi (Kasirin).


































