Menhut Raja Antoni ke Kalbar atas Arahan Prabowo : Pastikan Perintah Presiden Berjalan

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:38 WIB

50115 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jakarta, AgaraNews. Net // Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni turun langsung ke Kalimantan Barat untuk memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menhut Raja Antoni mengatakan kedatangannya ke Kalbar dilakukan atas permintaan Presiden untuk memastikan instruksi penanganan karhutla di lapangan dijalankan.

Saya hadir di Kalimantan Barat hari ini diminta oleh Pak Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan apa yang menjadi perintah beliau berjalan dengan baik. Apa yang menjadi instruksi beliau diimplementasikan oleh teman-teman terutama yang ada di Provinsi Kalimantan Barat,” kata Raja Antoni usai meninjau penanganan karhutla di Rasau Jaya, kabupaten kubu raya, Kalbar, Senin (24/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Menhut Raja Antoni mengecek langsung kondisi karhutla bersama Gubernur Kalbar Ria Norsan, serta jajaran TNI, Polri, BNPB, BMKG, Manggala Agni Kementerian Kehutanan dan unsur lainnya. Dia mengatakan kondisi hotspot di Kalbar sangat dinamis, berdasarkan data per 23 Agustus pukul 23.59, hotspot Kalbar turun menjadi 28 titik.

Menhut Raja Antoni mengatakan penurunan hotspot tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak.

Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, TNI, Polri, di darat maupun di udara, termasuk teman-teman Manggala Agni Kementerian Kehutanan yang berjuang tanpa lelah bersama-sama, akhirnya pada hari ini, sekali lagi per malam kemarin, angka hotspot di Kalimantan Barat sisa 28 saja ya. Nanti datanya akan kita update, sekali lagi ini sangat dinamis,” ujarnya.

Meski angka hotspot turun, Raja Antoni mengingatkan kondisi karhutla belum bisa dianggap aman. Saat mengecek salah satu titik di Rasau Jaya Tiga, Kubu Raya, dia melihat api sudah tidak ada, namun asap dari gambut masih terlihat.

“Angka hotspot ini tidak selalu beriringan dengan kabut asap. Saya tadi turun di salah satu titik di Kubu Raya, di Rasau Jaya Tiga ya, api sudah tidak ada, tapi asap dari gambut ya, tanah gambut itu masih sangat terlihat ya. Oleh karena itu, perlu pendinginan, pemadaman lebih lanjut,” katanya.

Raja Antoni menjelaskan karakteristik gambut membuat penanganan karhutla menjadi lebih sulit karena api dapat berada di bawah permukaan tanah.

“Karena pada dasarnya sekali lagi gambut ini memang paling sulit dipadamkan. Apinya ada di bawah, dan produksi asapnya, CO2-nya sangat luar biasa. Oleh karena itu memang tidak gampang untuk memadamkan api di gambut ini,” ujarnya.(Lia Hambali)

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Reporter : Edo Lembang

Berita Terkait

Ribuan Tamu Undangan Hadir Di Acara Maulid Nabi SAW di SMPN 1 Idi Rayeuk
Bupati Aceh Timur Terima Audiensi kelompok Petani, Bentuk Tim Khusus Sengketa 6 Perusahaan HGU dan Siap Kawal Hingga ke Kementerian ATR/BPN
Bupati Aceh Timur Terima Audiensi kelompok Petani, Bentuk Tim Khusus Sengketa 6 Perusahaan HGU dan Siap Kawal Hingga ke Kementerian ATR/BPN
Perkuat Sinergi dan Pengawasan, Direksi-Komisaris PND Tinjau Langsung Kota Mandiri Bekala
Denny F Roza Terpilih Aklamasi, Golkar Aceh Tenggara Siapkan Mesin Politik 2029
Kepala Dinas Pendidikan Aceh Diminta Evaluasi Jabatan Kepala SMA N 1 Lawe Alas Aceh Tenggara.
Satlantas Polres Karo Gelar Razia Gabungan Operasi Sadar Pajak Kendaraan Bermotor
Perebutan Kursi Ketua Golkar Aceh Tenggara Mengerucut, Tinggal Satu Kandidat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Ribuan Tamu Undangan Hadir Di Acara Maulid Nabi SAW di SMPN 1 Idi Rayeuk

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Bupati Aceh Timur Terima Audiensi kelompok Petani, Bentuk Tim Khusus Sengketa 6 Perusahaan HGU dan Siap Kawal Hingga ke Kementerian ATR/BPN

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Timur Terima Audiensi kelompok Petani, Bentuk Tim Khusus Sengketa 6 Perusahaan HGU dan Siap Kawal Hingga ke Kementerian ATR/BPN

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Perkuat Sinergi dan Pengawasan, Direksi-Komisaris PND Tinjau Langsung Kota Mandiri Bekala

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Denny F Roza Terpilih Aklamasi, Golkar Aceh Tenggara Siapkan Mesin Politik 2029

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Satlantas Polres Karo Gelar Razia Gabungan Operasi Sadar Pajak Kendaraan Bermotor

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Perebutan Kursi Ketua Golkar Aceh Tenggara Mengerucut, Tinggal Satu Kandidat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Di Duga Kurang pengawasan Proyek peningkatan ruas Jalan Muara Setulen– Gelombang asal jadi.

Berita Terbaru