Menhut Raja Antoni BKO-kan 5.000 ASN Kehutanan ke 6 Provinsi Prioritas Tangani Karhutla

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:05 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Kalbar, AgaraNews. Net //.Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyiapkan langkah penguatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mem-BKO-kan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan ke enam provinsi. Langkah tersebut dilakukan di tengah kondisi karhutla yang dinamis dan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.Hal ini disampaikan Menhut Raja Antoni usai melakukan pengecekkan lokasi Karhutla di Rasau Jaya, kabupaten kubu raya, Kalbar, Senin (24/8/2026). Menhut Raja Antoni mengatakan dirinya berada di Kalimantan Barat atas permintaan Presiden Prabowo untuk memastikan instruksi terkait penanganan karhutla berjalan dengan baik.“Saya hadir di Kalimantan Barat hari ini diminta oleh Pak Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan apa yang menjadi perintah beliau berjalan dengan baik. Apa yang menjadi instruksi beliau diimplementasikan oleh teman-teman terutama yang ada di Provinsi Kalimantan Barat,” kata Menhut Raja Antoni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari total 5.000 ASN yang akan di-BKO-kan, sebanyak 2.200 personel akan ditempatkan di tiga provinsi di Kalimantan. Sementara khusus Kalimantan Barat, Kementerian Kehutanan akan mengirimkan 700 ASN dari daerah-daerah yang tidak terlalu terdampak karhutla.“Khusus untuk di Kalimantan Barat akan ada 700 ASN dari daerah-daerah yang tidak terlalu terdampak karhutla, akan kita kirim ke sini,” ujar Menhut Raja Antoni.

Menhut Raja Antoni, menyebut penguatan personel dilakukan karena perkembangan hotspot sangat dinamis.“Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, TNI, Polri, di darat maupun di udara, termasuk teman-teman Manggala Agni Kementerian Kehutanan yang berjuang tanpa lelah bersama-sama, akhirnya pada hari ini, sekali lagi per malam kemarin, angka hotspot di Kalimantan Barat sisa 28 saja ya. Nanti datanya akan kita update, sekali lagi ini sangat dinamis,” kata Raja Antoni.               (Lia Hambali)

Berita Terkait

Massa Sampaikan Aspirasi di PN Jaksel, Minta Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak
Ditpolairud Polda Metro Jaya Berikan Kursi Roda untuk Warga Pesisir Muara Angke
Polri Ajak Masyarakat Bersama-sama Terus Menjaga Kondusivitas, Keamanan dan Ketertiban
Polri dan Bhayangkari Terus Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa Flores
Polri Kerahkan 300 Personel Brimob dari Kaltim dan Bali untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Polsek Koja Libatkan 120 Potmas Jaga Kamtibmas Lewat Program Jaga Jakarta
Peninjauan Kesiapan Peresmian LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading–Manggarai
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Perkuat Kehadiran Humanis di Distrik Muara Puncak Jaya

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Massa Sampaikan Aspirasi di PN Jaksel, Minta Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:55 WIB

Ditpolairud Polda Metro Jaya Berikan Kursi Roda untuk Warga Pesisir Muara Angke

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:53 WIB

Polri Ajak Masyarakat Bersama-sama Terus Menjaga Kondusivitas, Keamanan dan Ketertiban

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Polri dan Bhayangkari Terus Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa Flores

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:46 WIB

Polri Kerahkan 300 Personel Brimob dari Kaltim dan Bali untuk Tangani Karhutla di Kalbar

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:36 WIB

Peninjauan Kesiapan Peresmian LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading–Manggarai

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:32 WIB

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Perkuat Kehadiran Humanis di Distrik Muara Puncak Jaya

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Polri Kirim Bantuan Logistik dan Oksigen untuk Dukung Penanganan Karhutla di Sejumlah Wilayah

Berita Terbaru