Medan, AgaraNews . Net // Komando Daerah Angkatan Laut I Kodaeral I menerima kunjungan Tim Inspektorat Jenderal Angkatan Laut Irjenal dalam rangka pelaksanaan Audit Kinerja dan Audit Ketaatan Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Jos Sudarso, Markas Kodaeral I, Medan, Sumatera Utara.
Audit ini merupakan mekanisme pengawasan internal TNI Angkatan Laut untuk memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi satuan berjalan sesuai prinsip efektivitas, efisiensi, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Kedatangan Tim Irjenal disambut langsung oleh Komandan Kodaeral I Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., didampingi Wakil Komandan Kodaeral I serta para Pejabat Utama PJU Kodaeral I.
Penyambutan berlangsung formal dan penuh koordinasi. Suasana itu mencerminkan komitmen bersama Kodaeral I dan Irjenal dalam memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Dalam pelaksanaan audit, Tim Irjenal melakukan peninjauan serta pendalaman terhadap aspek kinerja dan kepatuhan administrasi di lingkungan Kodaeral I.
Audit Kinerja difokuskan pada capaian program kerja dan efektivitas pelaksanaan tugas. Tim menilai sejauh mana target operasional, pembinaan, dan ketahanan pangan yang dicanangkan Kodaeral I tercapai secara nyata di lapangan.
Audit Ketaatan menitikberatkan pada kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan regulasi, prosedur, serta kebijakan yang telah ditetapkan. Mulai dari administrasi keuangan, logistik, personel, hingga penggunaan sarana prasarana diperiksa detail.
Pendekatan ini memastikan Kodaeral I tidak hanya “kerja banyak”, tapi juga “kerja benar” sesuai aturan.
Komandan Kodaeral I menegaskan audit adalah instrumen penting dalam upaya perbaikan berkelanjutan organisasi. Audit bukan untuk mencari kesalahan, tapi untuk menemukan ruang perbaikan agar satuan semakin baik.
“Seluruh jajaran diminta memberikan data dan informasi secara terbuka, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini guna mendukung kelancaran proses audit serta menghasilkan evaluasi yang objektif,” tegas Dankodaeral I.
Sikap terbuka ini penting agar rekomendasi Irjenal tepat sasaran dan bisa langsung ditindaklanjuti jajaran Kodaeral I.
Melalui pelaksanaan Audit Kinerja dan Audit Ketaatan Tahun 2026 ini, Kodaeral I menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan tiga hal utama: profesionalisme prajurit, kedisiplinan satuan, serta kualitas tata kelola organisasi.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi pengawasan internal antara Irjenal dan satuan kewilayahan. Dengan pengawasan yang sehat, tugas pokok TNI Angkatan Laut menjaga kedaulatan maritim, menegakkan hukum di laut, dan operasi kemanusiaan bisa dijalankan secara optimal.
Sinergi Kodaeral I-Irjenal menjadi contoh bahwa organisasi besar harus berani diaudit. Karena dari audit yang jujur, lahir TNI AL yang semakin kuat, bersih, dan dipercaya rakyat.(Lia Hambali)
































