Pemberantasan PETI Tak Maksimal, Distribusi Kimia Berbahaya Masih Bebas Melenggang

LIA HAMBALI

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:03 WIB

5015 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

Jakarta, AgaraNews. Net // Gurita Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Indonesia seolah tak pernah mati meski ribuan lubang tambang ditutup paksa. Di balik kerusakan lingkungan yang masif, muncul satu nama misterius yang kini menjadi sorotan tajam: “Mr. Leo”. Ia diduga kuat sebagai otak di balik distribusi massal bahan kimia berbahaya, Jinchan dan Sandios, yang menjadi “bahan bakar” utama ekstraksi emas ilegal di berbagai penjuru negeri.

Pegiat hukum, Irwan Abd. Hamid, secara terbuka menantang nyali Bareskrim Polri untuk membongkar sindikat ini hingga ke akarnya. Ia menegaskan, penindakan di lapangan selama ini hanya menyasar pemain kecil, sementara sang “dalang” tetap melenggang bebas.Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (23/5/2026), Irwan mengkritik keras fenomena penegakan hukum yang dinilainya masih “tumpul ke atas”. Menurutnya, percuma pemerintah menghabiskan anggaran untuk operasi penertiban jika rantai pasok kimia berbahaya tidak diputus dari hulu.

“Penegakan hukum tidak boleh tebang pilih. Kami mendesak Bareskrim mengungkap aktor intelektual di balik distribusi massal ini. Sosok yang kami curigai sebagai ‘Mr. Leo’ ini adalah kunci dari rantai kejahatan lingkungan yang terus meracuni negeri,” tegas Irwan.

Penggunaan Jinchan dan Sandios dalam proses pemurnian emas ilegal bukan perkara sepele. Limbah kimia ini mengandung racun mematikan yang mencemari ekosistem sungai dan tanah secara permanen. Irwan menyebut, kelancaran distribusi bahan-bahan tersebut membuktikan adanya “jaring laba-laba” yang rapi, terstruktur, dan memiliki pelindung.

Ia mendesak Mabes Polri untuk melakukan langkah taktis :

● Audit Jalur Distribusi: Melacak rantai pasok mulai dari pelabuhan masuk hingga gudang penimbunan.

● Pemetaan Aset: Menelusuri aliran dana sindikat untuk memutus motif ekonomi para pelaku.

● Penindakan Tegas: Menangkap pengendali utama (Mr. Leo) sebagai prioritas utama pemberantasan PETI.

Meskipun mengapresiasi pembentukan Satgas PETI oleh pemerintah, Irwan menilai operasi yang dilakukan saat ini masih bersifat sporadis dan hanya menyentuh sisi hilir. Ia menantang Polri untuk membuktikan bahwa institusi kepolisian tidak memihak pada kepentingan pemilik modal ilegal.

“Jika Polri serius, jangan hanya menertibkan lubang tambang. Kejar ‘Mr. Leo’ dan sindikatnya. Jangan biarkan mereka terus memperkaya diri di atas kehancuran ekologi dan penderitaan masyarakat,” pungkas Irwan.

Kasus ini kini menjadi ujian nyata bagi kepolisian dalam menunjukkan taringnya melawan mafia tambang yang selama ini dianggap memiliki “imunitas” di balik layar.(Lia Hambali)

Jurnalis : Edo

Berita Terkait

Jembatan Gantung Perintis Masuk Tahap Pemasangan Besi Pylon
Babinsa Bersama Tim Konstruksi Mulai Tarik Tali Sling Besi Lantai Bawah
Sinergi Babinsa dan Warga Masyarakat Bangun Jembatan Beton
Babinsa Koramil 0108-01/Lawe Sigala Terus Genjot Penyelesaian Jembatan Beton
Babinsa Cek Ketersediaan Pupuk Untuk Petani Di Wilayah Binaan
Babinsa dan Warga Cor Pondasi Jembatan Gantung
Babinsa Bantu Petani Merawat Padi di Sawah
Dandim 0116/Nagan Raya Apresiasi Kinerja Satgas Jembatan Perintis Garuda

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:36 WIB

Jembatan Gantung Perintis Masuk Tahap Pemasangan Besi Pylon

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:34 WIB

Babinsa Bersama Tim Konstruksi Mulai Tarik Tali Sling Besi Lantai Bawah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:28 WIB

Sinergi Babinsa dan Warga Masyarakat Bangun Jembatan Beton

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:26 WIB

Babinsa Koramil 0108-01/Lawe Sigala Terus Genjot Penyelesaian Jembatan Beton

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:24 WIB

Babinsa Cek Ketersediaan Pupuk Untuk Petani Di Wilayah Binaan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:26 WIB

Babinsa Bantu Petani Merawat Padi di Sawah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:24 WIB

Dandim 0116/Nagan Raya Apresiasi Kinerja Satgas Jembatan Perintis Garuda

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:22 WIB

BABINSA KORAMIL 03/SENAGAN TIMUR LAKUKAN KOMSOS DENGAN WARGA BINAAN

Berita Terbaru