Sidoarjo, 25 Mei 2026, AgaraNews. Net // Lembaga rehabilitasi narkoba Omah Sehat Bersinar menggelar sosialisasi bahaya narkoba bagi warga binaan di Lapas Kelas I Surabaya, Senin (25/5/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 100 warga binaan dan dihadiri narasumber dari Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya dan Yayasan Omah Sehat Bersinar.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga binaan tentang bahaya narkoba dan pentingnya rehabilitasi. Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman, mengatakan edukasi mengenai bahaya narkoba penting terus digaungkan, khususnya kepada para warga binaan.
“Pola peredaran narkoba kini semakin kompleks dengan munculnya tren baru, salah satunya melalui rokok elektronik atau vape. Kehadiran pemerhati narkoba Omah Sehat Bersinar ini justru menjadi palang pintu untuk kita bersama-sama mengedukasi risiko bahaya penyalahgunaan narkoba,” ujar Sohibur.
Jumlah narapidana kasus narkoba di Lapas Kelas I Surabaya terus mengalami peningkatan, dari 800 orang menjadi lebih dari 1.100 warga binaan. Sohibur menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak berwenang, keluarga, serta pemerhati narkoba dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika.
“Penting sekali membangun kesadaran diri untuk menjauhi narkoba serta membentuk pola hidup sehat dan positif. Untuk menciptakan itu perlu kolaborasi antar pihak,” tegas Kalapas.
Ketua Yayasan Omah Sehat Bersinar, Farita Sari Dewianti, menyatakan dukungannya terhadap upaya rehabilitasi dan penanganan pengguna narkoba. Pihaknya menyediakan layanan klinik psikologi, konseling, rehabilitasi rawat inap maupun rawat jalan.
“Rehabilitasi Omah Sehat Bersinar melayani rawat inap maupun rawat jalan. Kami juga membuka layanan edukasi, konseling serta psikologi,” katanya.(Lia Hambali)
Reporter : Limbad
































