Karhutla Pelalawan, Menhut Raja Antoni : Jangan Tinggalkan Lokasi Sebelum Pendinginan Tuntas

LIA HAMBALI

- Redaksi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:57 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Riau, AgaraNews. Net // Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni meminta proses pendinginan lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pelalawan, Riau, dituntaskan. Menhut Raja Antoni menyebut meski api sudah tidak terlihat, potensi kebakaran kembali masih ada.

“Api sudah tidak ada, tinggal tadi ada pendinginan proses benar-benar bahwa tidak ada lagi asap,” kata Raja Antoni saat memantau penanganan Karhutla di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Kamis (28/8/2026).

Menhut Raja Antoni menjelaskan Karhutla di lahan gambut tidak mudah dipadamkan karena yang terbakar bukan hanya vegetasi, tetapi juga tanah. Kondisi tersebut membuat asap masih kuat meski api tidak terlihat.

“Yang terbakar ini tidak hanya pohonnya, tapi tanahnya yang terbakar. Dan di beberapa tempat, seperti yang sudah saya saksikan, tadi kita lihat ya apinya sudah tidak ada, tapi asapnya tetap kuat,” ujarnya.Karena itu, Raja Antoni mengingatkan petugas agar tidak meninggalkan lokasi sebelum proses pendinginan benar-benar selesai. Dia menyebut api masih dapat kembali muncul apabila pendinginan tidak dilakukan secara sempurna dan kemudian terjadi angin.

“Saya tetap meminta supaya waspada, karena apabila proses pendinginannya tidak terlalu sempurna, kalau nanti ada angin lagi, bisa nyala lagi. Potensi itu masih tetap ada, jadi mohon dituntaskan, jangan ditinggalkan tempat ini sampai benar-benar selesai,” tegasnya.

Menhut Raja Antoni mengapresiasi kerja sama seluruh pihak dalam penanganan Karhutla Pelalawan, termasuk Pangdam, Kapolda, Bupati Pelalawan, BPBD, dan Manggala Agni Kementerian Kehutanan. Dia menilai penanganan Karhutla di lapangan merupakan pekerjaan berat dan membutuhkan kewaspadaan hingga proses pendinginan selesai.(Lia Hambali)

Berita Terkait

Kejari Karo Tandatangani MoU Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf Se-Sumut
Tanamkan Cinta Tanah Air Sejak Dini, Kejari Karo Gelar Sosialisasi Wasbang di Tigapanah
Kejari Karo Hadiri Merdeka Festival Marching Band 2026, Dukung Kreativitas Generasi Muda
Polisi Pastikan Situasi Pejompongan-Petamburan Terkendali, Warga Tetap Beraktivitas Seperti Biasa
Inovasi Kapolda Kalsel Atasi Karhutla, Gunakan Racikan Khusus Metode Pipa Suntik Dan Kolam Bioflok
Polda Metro Jaya Tegaskan Penyampaian Aspirasi Damai Harus Dibedakan dari Tindakan Melanggar Hukum
Meriahkan HUT Ke-57, IPK Kabupaten Karo Gelar Piala Bergilir Cup 1 2026 : Ndol Ndol FC Raih Juara, Bawa Pulang Uang Rp 10 Juta
Mabes TNI Perkuat Penanganan Karhutla di Rohil, Tim Penyuluh Turun ke Lapangan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:34 WIB

Kejari Karo Tandatangani MoU Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf Se-Sumut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:26 WIB

Tanamkan Cinta Tanah Air Sejak Dini, Kejari Karo Gelar Sosialisasi Wasbang di Tigapanah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Kejari Karo Hadiri Merdeka Festival Marching Band 2026, Dukung Kreativitas Generasi Muda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:50 WIB

Polisi Pastikan Situasi Pejompongan-Petamburan Terkendali, Warga Tetap Beraktivitas Seperti Biasa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Inovasi Kapolda Kalsel Atasi Karhutla, Gunakan Racikan Khusus Metode Pipa Suntik Dan Kolam Bioflok

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Meriahkan HUT Ke-57, IPK Kabupaten Karo Gelar Piala Bergilir Cup 1 2026 : Ndol Ndol FC Raih Juara, Bawa Pulang Uang Rp 10 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Mabes TNI Perkuat Penanganan Karhutla di Rohil, Tim Penyuluh Turun ke Lapangan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Bhayangkari Peduli dan Polwan Peduli, Korban Kebakaran Muara Angke, Salurkan Ratusan Paket Bantuan

Berita Terbaru