Jalan Negara Rusak Diduga Akibat Galian C Ilegal, APH Diminta Jangan Tutup Mata,..!!!

LIA HAMBALI

- Redaksi

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:23 WIB

50174 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Kampar, AgaraNews . Net — Aktivitas dugaan galian C ilegal di Kabupaten Kampar kembali menjadi sorotan. Kegiatan penambangan yang diduga tidak mengantongi izin tersebut dituding telah mengakibatkan kerusakan parah pada ruas jalan utama milik Pemerintah Kabupaten Kampar sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer, yang menghubungkan Stanum menuju Sport Center.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalan tersebut merupakan infrastruktur yang dibangun oleh Dinas PUPR Kabupaten Kampar pada tahun 2012 melalui pelaksana CV Putra Bata dengan tujuan memperlancar mobilitas masyarakat. Namun kini kondisinya mengalami kerusakan yang diduga dipicu oleh lalu lalang kendaraan bertonase berat yang mengangkut material dari lokasi galian.

Juhardi menilai kerusakan jalan tersebut telah merugikan masyarakat dan meminta Pemerintah Kabupaten Kampar segera turun tangan memperbaiki infrastruktur yang rusak serta mengevaluasi aktivitas pertambangan yang diduga menjadi penyebabnya.

“Jalan ini dibangun menggunakan uang rakyat. Jangan sampai rusak akibat aktivitas yang diduga melanggar aturan, sementara masyarakat yang harus menanggung dampaknya setiap hari,” tegas Juhardi, Rabu (29/7/2026).

Selain mendesak perbaikan jalan, Juhardi juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan penyelidikan secara profesional terhadap dugaan aktivitas galian C ilegal. Menurutnya, apabila benar terdapat pelanggaran hukum, maka penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama aparat terkait tidak membiarkan persoalan ini berlarut-larut. Dugaan aktivitas tambang ilegal yang mengakibatkan kerusakan fasilitas umum perlu ditangani secara transparan sesuai ketentuan perundang-undangan, sehingga kepentingan masyarakat dan aset negara tetap terlindungi.

Kerusakan jalan akibat kendaraan bermuatan berat juga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan serta menghambat aktivitas ekonomi warga. Oleh karena itu, warga mendesak adanya langkah nyata berupa penertiban aktivitas yang terbukti melanggar aturan, penegakan hukum yang tegas, dan pemulihan infrastruktur yang telah rusak.

Catatan redaksi: Istilah “diduga galian C ilegal” digunakan karena status hukum aktivitas tersebut memerlukan pembuktian dan penetapan oleh instansi berwenang. Pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan memiliki hak memberikan klarifikasi atau tanggapan sesuai prinsip keberimbangan pemberitaan.(Robby/Lia Hambali)

Laporan: Suara Masyarakat Kampar

Berita Terkait

Sigap dan Humanis,…!!! Prajurit Yonif TP 904/ Gara Mata Bantu Padamkan Kebakaran di Mardingding, 8 Rumah Hangus Dilalap Sijago Merah
Melalui komsos Babinsa jalin silaturahmi dengan masyarakat binaan
Babinsa Melaksanakan Kegiatan komunikasi sosial Bersama Masyarakat
komunikasi sosial Babinsa Koramil 04 Beutong Dengan perangkat Desa Binaannya
Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Komsos Bersama Warga Di Desa Binaan
Antisipasi Karhutla Babinsa Koramil 02/Seunagan Laksanakan Komsos dan Patroli Di Wilayah Binaan.
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di akhiri Dengan Pemasangan Prasasti, Jembatan Gantung Perintis
Terus Lakukan Pencegahan Karhutla Babinsa Rutin Laksanakan Patroli Dan Sosialisasi Ke Warga Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Sigap dan Humanis,…!!! Prajurit Yonif TP 904/ Gara Mata Bantu Padamkan Kebakaran di Mardingding, 8 Rumah Hangus Dilalap Sijago Merah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Melalui komsos Babinsa jalin silaturahmi dengan masyarakat binaan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Babinsa Melaksanakan Kegiatan komunikasi sosial Bersama Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:03 WIB

komunikasi sosial Babinsa Koramil 04 Beutong Dengan perangkat Desa Binaannya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Komsos Bersama Warga Di Desa Binaan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di akhiri Dengan Pemasangan Prasasti, Jembatan Gantung Perintis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Terus Lakukan Pencegahan Karhutla Babinsa Rutin Laksanakan Patroli Dan Sosialisasi Ke Warga Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Pasiter Kodum 0108/Agara Tinjau Progres Jembatan Gantung Perintis Segera Hubungkan Konektivitas Antar Wilayah

Berita Terbaru