GRIB Jaya Pekanbaru Sambangi Keluarga Buruh Angkut, Minta Pemprov Riau Bantu Siswa Gagal Masuk SMK Negeri

LIA HAMBALI

- Redaksi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:56 WIB

5036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, AgaraNews. Net // Kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (DPC GRIB Jaya ) Kota Pekanbaru. Melalui jajaran pengurus dan humasnya, organisasi tersebut menyambangi kediaman keluarga Ayla Azzuhra Balqis di RW 05 Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Pekanbaru Kota, Jumat (19/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan setelah GRIB Jaya menerima informasi bahwa Ayla Azzuhra Balqis, putri pasangan Abdul Manan dan Nurhalizah, tidak berhasil diterima di SMK Negeri 3 Pekanbaru pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Dalam kunjungan itu, Humas DPC GRIB Jaya Kota Pekanbaru, Sabam Tanjung, bersama pengurus lainnya berdialog langsung dengan keluarga untuk mengetahui kondisi ekonomi dan latar belakang permasalahan yang dihadapi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil pertemuan tersebut diketahui bahwa Abdul Manan bekerja sebagai buruh angkut di Pasar Sukaramai dengan penghasilan yang tidak menentu. Sementara sang istri membantu memenuhi kebutuhan keluarga dengan bekerja sebagai buruh pembuat kerupuk jengkol. Kondisi ekonomi keluarga yang serba terbatas membuat mereka khawatir tidak mampu menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta apabila tidak memperoleh kesempatan masuk sekolah negeri.

“Kehadiran kami hari ini sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian pemerintah. Kami berharap ada solusi agar anak ini tetap bisa mendapatkan pendidikan yang layak,” kata Sabam Tanjung.

Menurutnya, salah satu kendala yang dihadapi keluarga tersebut adalah belum memiliki dokumen administrasi yang dapat mendukung status sebagai keluarga kurang mampu dalam proses penerimaan peserta didik.

Karena itu, GRIB Jaya Kota Pekanbaru meminta Pemerintah Provinsi Riau, Dinas Pendidikan Provinsi Riau, serta pihak SMK Negeri 3 Pekanbaru untuk memberikan perhatian terhadap kondisi yang dialami keluarga tersebut.

“Kami berharap pemerintah dapat memberikan ruang dan solusi agar anak dari keluarga ini tetap memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan. Jangan sampai keterbatasan ekonomi menjadi penyebab anak kehilangan masa depannya,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua DPC GRIB Jaya Kota Pekanbaru, S Hondro, yang turut hadir dalam kunjungan tersebut menilai pemerintah perlu memberikan perhatian lebih terhadap keluarga yang benar-benar berada dalam kondisi ekonomi sulit.

Ia mengatakan bahwa berdasarkan kondisi yang dilihat langsung di lapangan, keluarga Ayla termasuk kategori masyarakat kurang mampu yang membutuhkan dukungan dan keberpihakan pemerintah, khususnya dalam bidang pendidikan.

“Kami memohon kepada Gubernur Riau, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, dan pihak SMK Negeri 3 Pekanbaru agar memberikan atensi terhadap persoalan ini. Harapan kami sederhana, yakni agar anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak,” kata Hondro

GRIB Jaya menegaskan bahwa langkah tersebut bukan semata-mata untuk memperjuangkan satu orang siswa, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan pendidikan yang masih dihadapi sebagian masyarakat kurang mampu di Kota Pekanbaru.

Mereka berharap tidak ada anak yang terpaksa menghentikan pendidikan karena keterbatasan ekonomi maupun kendala administrasi, sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan wajib belajar 12 tahun bagi seluruh anak Indonesia.(ST/Lia Hambali)

Berita Terkait

Ketua DPW PA Aceh Timur H. Azhari M. Nur (Haji Maop) Gelar Maulid Nabi, Puluhan Yatim Piatu Dapat Santunan
Jaga Sinergitas Babinsa Posramil Kuala Pesisir Jalin Komsos Dengan Aparatur Desa Di Desa Binaan
Babinsa Kunjungi Pengrajin Tempe, Wujud Dukungan TNI Terhadap UMKM dan Ketahanan Pangan
Babinsa Koramil 04 Beutong Kodim 0116/Nagan Raya Anjangsana ke Peukan tradisional
Babinsa Koramil 02/Seunagan Gotong Royong Bersama Warga Bersihkan Saluran Irigasi Di Desa Binaan
Babinsa bersama Bhabinkamtibmas Bantu Atur Penyeberangan Warga melintasi Jembatan Gantung Perintis
Babinsa Bersama Anggota Satgas Pra TMMD ke 130 Kodim 0108/Agara Gotong Royong Timbun Jalan Dengan Sirtu
Babinsa Bersama Warga Pasang Papan Lantai Jembatan Gantung Perintis Akses Perekonomian Warga

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Ketua DPW PA Aceh Timur H. Azhari M. Nur (Haji Maop) Gelar Maulid Nabi, Puluhan Yatim Piatu Dapat Santunan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:49 WIB

Jaga Sinergitas Babinsa Posramil Kuala Pesisir Jalin Komsos Dengan Aparatur Desa Di Desa Binaan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Babinsa Kunjungi Pengrajin Tempe, Wujud Dukungan TNI Terhadap UMKM dan Ketahanan Pangan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Babinsa Koramil 04 Beutong Kodim 0116/Nagan Raya Anjangsana ke Peukan tradisional

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Babinsa Koramil 02/Seunagan Gotong Royong Bersama Warga Bersihkan Saluran Irigasi Di Desa Binaan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Babinsa Bersama Anggota Satgas Pra TMMD ke 130 Kodim 0108/Agara Gotong Royong Timbun Jalan Dengan Sirtu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Babinsa Bersama Warga Pasang Papan Lantai Jembatan Gantung Perintis Akses Perekonomian Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Babinsa Bersama Warga, Terus Bahu Membahu dalam pemasangan Tiang pylon Pembangunan Jembatan Gantung Perintis

Berita Terbaru