Dandim 0108/Agara Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila Di Lapangan Pemda Agara

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Senin, 1 Juni 2026 - 10:44 WIB

50102 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kutacane  Agaranews.net – Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di wilayah Agara yang di selenggarakan oleh Pemda Kab. Agara dengan mengusung tema *Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia* bertempat di Lapangan Setdakab. Agara Jl. Iskandar Muda desa Kutacane Lama Kecamatan. Babussalam Kabupaten. Aceh Tenggara, Rabu (20/05/2026).

Amanat Kepala Badan pembinaan Idiologi Pancasila Republik Indonesia,yang di bacakan oleh bupati Agara H.M Salim Fakhri,SE.MM yaitu, hari ini 1 Juni 2026 kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati hari lahir Pancasila lebih dari sekedar seremoni tahunan hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap Insan Indonesia. Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata Bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi Global mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.

 

Indonesia bukan hanya penonton dalam Kancah dunia sesuai amanat pembukaan undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 kita memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial Pancasila adalah pondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik

 

Sebagai bangsa yang besar kita terus menunjukkan kepemimpinan nyata kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera perserikatan bangsa-bangsa PBB Peran kita dalam mediasi konflik regional serta konsistensi kita dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah adalah pengecewaan pengejawantahan dari sila ke-2 kemanusiaan yang adil dan beradab kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekedar ketiadaan perang melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia

 

Indonesia Raya bukanlah mimpi kosong namun kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa menyesatkan Oleh karena itu saya mengajak seluruh elemen bangsa terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup living ideologi Jangan biarkan nilai-nilai Luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau tag di buku sejarah

 

Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh bangsa di Republik yang kita cintai.

 

(Pendim Agara).

Berita Terkait

Skandal “Identitas Ganda” Anak Pejabat Batang: Menguji Nyali BKPSDM Melawan Gurita Pengaruh Birokrasi
Sikat Jaringan Narkoba, Satres Narkoba Polres Sergai Gulung Tiga Terduga Pelaku Di Dolokmasihul
Diduga Kepala Desa Siempat Rube II Angkuh Dan Arogan
Warga Desa Hiliweto Gidö, Cemas 3 Bulan Air Bersih Tidak Pernah Menetes 
Polsek Gunung Malela Berhasil Bekuk Pelaku Penggelapan Sepeda Motor dan Ponsel Hingga ke Rangkasbitung Banten
Waka Polres Simalungun Pimpin Langsung Pengamanan Sinode Besar 2026 Gereja Pentakosta, Ribuan Jemaat dan Menko AHY Hadir
Mediasi Berujung Damai, Kapolsek Gunung Malela Turun Tangan Selesaikan Sengketa Pemindahan Makam Leluhur
Berkat Kerja Sama Tim INAFIS Sat Reskrim Polres Simalungun dan Polsek Gunung Malela, Nenek yang Hilang Sejak 27 Juni Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa di Parit Perkebunan

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:11 WIB

Skandal “Identitas Ganda” Anak Pejabat Batang: Menguji Nyali BKPSDM Melawan Gurita Pengaruh Birokrasi

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:06 WIB

Sikat Jaringan Narkoba, Satres Narkoba Polres Sergai Gulung Tiga Terduga Pelaku Di Dolokmasihul

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:02 WIB

Diduga Kepala Desa Siempat Rube II Angkuh Dan Arogan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:58 WIB

Warga Desa Hiliweto Gidö, Cemas 3 Bulan Air Bersih Tidak Pernah Menetes 

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:53 WIB

Polsek Gunung Malela Berhasil Bekuk Pelaku Penggelapan Sepeda Motor dan Ponsel Hingga ke Rangkasbitung Banten

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:45 WIB

Mediasi Berujung Damai, Kapolsek Gunung Malela Turun Tangan Selesaikan Sengketa Pemindahan Makam Leluhur

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:40 WIB

Berkat Kerja Sama Tim INAFIS Sat Reskrim Polres Simalungun dan Polsek Gunung Malela, Nenek yang Hilang Sejak 27 Juni Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa di Parit Perkebunan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:30 WIB

Membangun Fondasi Keadilan, Kesejahteraan, Ketahanan Nasional dan Kedaulatan Bangsa Lewat Reformasi Tata Kelola Agraria dan Pertanahan

Berita Terbaru

HEADLINE

Diduga Kepala Desa Siempat Rube II Angkuh Dan Arogan

Minggu, 5 Jul 2026 - 00:02 WIB