Bupati Karo Membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Tahun 2026, Dorong Kepastian Hukum dan Kesejahteraan Masyarakat

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:52 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Karo – 26 Mei 2026, AgaraNews . Net // Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., Selaku Ketua GTRA Kabupaten Karo membuka secara resmi kegiatan Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Karo Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Rakoetta Brahmana Kantor Bupati Karo, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Karo, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M., yang juga selaku Wakil Ketua GTRA Kab.Karo, Kapolres Karo, AKPB AKBP Pebriandi Haloho, SH., S.I.K., M.Si., Kejari Karo, Edmon Novvery Purba, S.H., M.H., Dandim 0205/ Tanah Karo, Letkol Infanteri Robert B. Herdian Panjaitan, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Karo selaku Ketua Pelaksana Harian GTRA Kabupaten Karo Nhora Herawati Saragih, S.ST., M.Si., Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan Wilayah I, Pernando L.Tobing, S.P., M.Si., Kepala UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah XV, Ir. Ramlan Barus., para kepala perangkat daerah, serta para pemangku kepentingan terkait.Dalam sambutannya, Bupati Karo menegaskan bahwa reforma agraria merupakan program strategis nasional sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria. Program ini dinilai memiliki peran penting dalam mewujudkan pemerataan struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah secara berkeadilan, sekaligus menjadi langkah strategis dalam penyelesaian konflik agraria.

“Reforma agraria secara sederhana dapat dipahami sebagai kegiatan penataan aset dan penataan akses yang muaranya adalah untuk kemakmuran rakyat. Penataan aset dilakukan melalui sertifikasi tanah berupa redistribusi tanah maupun legalisasi aset lainnya, sedangkan penataan akses dilakukan melalui pemberian kesempatan akses permodalan, pasar, hingga dukungan sarana dan prasarana kepada masyarakat,” ujar Bupati.Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan reforma agraria yang berkeadilan serta berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah memandang pengelolaan pertanahan yang baik akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan investasi, pengurangan konflik agraria, penataan ruang yang tertib, serta penguatan hak masyarakat atas tanah.

Dalam arahannya, Bupati Karo berharap rapat koordinasi tidak hanya menjadi forum administratif, melainkan mampu menghasilkan langkah konkret, di antaranya penguatan koordinasi penyediaan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), percepatan penyelesaian konflik dan sengketa tanah secara humanis dan sesuai ketentuan hukum, sinkronisasi data pertanahan antar instansi, serta peningkatan kolaborasi antara pemerintah daerah, BPN, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kita menyadari masih terdapat berbagai tantangan dalam pelaksanaan reforma agraria, mulai dari status lahan, tumpang tindih perizinan, keterbatasan data, hingga konflik kepentingan di lapangan. Oleh sebab itu, dibutuhkan komitmen, integritas, dan keberanian untuk menghadirkan solusi yang berpihak kepada kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.Di akhir sambutannya, Bupati Karo mengajak seluruh pihak menjadikan reforma agraria sebagai instrumen pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat desa dan para petani. Pemerintah Kabupaten Karo, lanjutnya, akan terus mendukung pelaksanaan reforma agraria melalui koordinasi yang kuat, pendekatan dialogis, serta kebijakan yang mendukung kepastian hukum dan keberlanjutan pembangunan daerah.

Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Bupati Karo secara resmi membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Karo Tahun 2026.(Lia Hambali)

Sumber : Diskominfo

Berita Terkait

Pemasangan Papan Lantai Jembatan Gantung Perintis Jadi Fokus Pekerjaan Saat Ini
Babinsa dan Warga Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Akses Warga Kian Dekat Terwujud
Sempurnakan Elevasi Bentang, Satgas Kodim Terus Lakukan Penegangan Seling Jembatan dan Pengangkatan Tali Sling ke Mobil
Babinsa Bersama Warga Persiapkan Tali Sling Untuk Pembangunan Jembatan gantung Perintis
Pererat Silaturahmi Dengan Masyarakat Babinsa Bantu Jemur Hasil Coklat
Progres Gerai KDKMP Desa Kumbang Indah Capai Progres 83 Persen
Diduga Abaikan Mekanisme Swakelola, Proyek Revitalisasi SDN Sindangsari Ciwidey Berpotensi Langgar Ketentuan Program
Tak kenal Lelah Prajurit TNI terus kerja keras selesaikan jembatan perintis

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 09:08 WIB

Pemasangan Papan Lantai Jembatan Gantung Perintis Jadi Fokus Pekerjaan Saat Ini

Senin, 6 Juli 2026 - 09:02 WIB

Babinsa dan Warga Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Akses Warga Kian Dekat Terwujud

Senin, 6 Juli 2026 - 08:59 WIB

Sempurnakan Elevasi Bentang, Satgas Kodim Terus Lakukan Penegangan Seling Jembatan dan Pengangkatan Tali Sling ke Mobil

Senin, 6 Juli 2026 - 08:56 WIB

Babinsa Bersama Warga Persiapkan Tali Sling Untuk Pembangunan Jembatan gantung Perintis

Senin, 6 Juli 2026 - 08:53 WIB

Pererat Silaturahmi Dengan Masyarakat Babinsa Bantu Jemur Hasil Coklat

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Abaikan Mekanisme Swakelola, Proyek Revitalisasi SDN Sindangsari Ciwidey Berpotensi Langgar Ketentuan Program

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:12 WIB

Tak kenal Lelah Prajurit TNI terus kerja keras selesaikan jembatan perintis

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:08 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Dan PPL Cek Saluran Pipa Irigasi Bersama Kelompok Tani Desa Binaan

Berita Terbaru