
Kutacane Agaranews.net – Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di wilayah Agara yang di selenggarakan oleh Pemda Kab. Agara dengan mengusung tema *Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia* bertempat di Lapangan Setdakab. Agara Jl. Iskandar Muda desa Kutacane Lama Kecamatan. Babussalam Kabupaten. Aceh Tenggara, Rabu (20/05/2026).

Amanat Kepala Badan pembinaan Idiologi Pancasila Republik Indonesia,yang di bacakan oleh bupati Agara H.M Salim Fakhri,SE.MM yaitu, hari ini 1 Juni 2026 kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati hari lahir Pancasila lebih dari sekedar seremoni tahunan hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap Insan Indonesia. Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata Bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi Global mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.
Indonesia bukan hanya penonton dalam Kancah dunia sesuai amanat pembukaan undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 kita memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial Pancasila adalah pondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik
Sebagai bangsa yang besar kita terus menunjukkan kepemimpinan nyata kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera perserikatan bangsa-bangsa PBB Peran kita dalam mediasi konflik regional serta konsistensi kita dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah adalah pengecewaan pengejawantahan dari sila ke-2 kemanusiaan yang adil dan beradab kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekedar ketiadaan perang melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia
Indonesia Raya bukanlah mimpi kosong namun kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa menyesatkan Oleh karena itu saya mengajak seluruh elemen bangsa terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup living ideologi Jangan biarkan nilai-nilai Luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau tag di buku sejarah
Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh bangsa di Republik yang kita cintai.
(Pendim Agara).
































