HUT ke-76 IGTKI-PGRI Karo : Bunda PAUD Ny. Roswitha Antonius Ginting Tekankan Kesejahteraan Guru dan Sinergi Pendidikan Sejak Dini

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:56 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Karo, AgaraNews. Net // Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Karo, Ny. Roswitha Antonius Ginting, menghadiri sekaligus memberikan bimbingan dan arahan dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) – PGRI Tingkat Kabupaten Karo. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karo, Kabanjahe, Senin (25/05/2026).

Kehadiran Bunda PAUD beserta rombongan disambut hangat oleh jajaran panitia, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karo yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, pengurus IGTKI-PGRI, para kepala sekolah TK, serta para guru Taman Kanak-Kanak se-Kabupaten Karo.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Ny. Roswitha Antonius Ginting menyampaikan ucapan selamat ulang tahun yang ke-76 kepada seluruh keluarga besar IGTKI-PGRI di seluruh Indonesia, khususnya di Kabupaten Karo. Ia berharap di usia yang semakin matang ini, organisasi dapat terus menjadi garda terdepan dalam membangun pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

Mengangkat tema “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun”, Ny. Roswitha Antonius Ginting menggarisbawahi pentingnya pemenuhan kesejahteraan bagi para tenaga pendidik. Berdasarkan definisi KBBI, sejahtera berarti keadaan aman, sentosa, makmur, dan selamat dari segala macam gangguan.

“Kualitas pendidikan anak usia dini tidak akan terwujud tanpa kesejahteraan guru yang memadai. Guru TK harus terus menjadi komitmen bersama, baik pemerintah, organisasi profesi, masyarakat, maupun seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Guru yang sejahtera akan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas, penuh cinta, dan menyenangkan bagi anak-anak kita,” ujar Ny. Roswitha Antonius Ginting.

Beliau juga memaparkan bahwa pemenuhan kesejahteraan guru harus mencakup dua aspek utama:

1. Kebutuhan Pokok Terpenuhi: Menyangkut pangan, sandang, papan, kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan hidup primer yang layak.

2. Produktivitas Kerja Meningkat: Terbukanya peluang kerja dan tersedianya fasilitas pendukung untuk meningkatkan kompetensi dan kreativitas mengajar, serta perlindungan jaminan sosial dan kesehatan.

Pada kesempatan yang sama, Bunda PAUD turut menyampaikan pesan mendalam dari Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr.dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes.

Dititipkan pesan khusus bahwa profesi guru bukan sekadar pekerjaan biasa, melainkan sebuah investasi besar bagi masa depan bangsa Indonesia.

“Pesan dari Bapak Bupati, guru harus bisa menjadi contoh dan teladan utama bagi anak-anak didiknya. Dari tangan para guru TK-lah lahir generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat, berkarakter, kreatif, serta memiliki nilai-nilai moral anak sejak usia dini. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat semangat pengabdian menuju Indonesia Emas,” tambahnya.

Di akhir arahannya, Ny. Roswitha memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru TK atas dedikasi, pengabdian, dan kasih sayang yang tulus. Ia mengajak seluruh elemen untuk memperkuat kolaborasi demi mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun, agar layanan PAUD dan TK semakin inklusif, aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh anak di Kabupaten Karo.

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng/kue ulang tahun sebagai simbol rasa syukur atas kiprah 76 tahun IGTKI-PGRI dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.(Lia Hambali)

Sumber : Diskominfo

Berita Terkait

Pemasangan Papan Lantai Jembatan Gantung Perintis Jadi Fokus Pekerjaan Saat Ini
Babinsa dan Warga Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Akses Warga Kian Dekat Terwujud
Sempurnakan Elevasi Bentang, Satgas Kodim Terus Lakukan Penegangan Seling Jembatan dan Pengangkatan Tali Sling ke Mobil
Babinsa Bersama Warga Persiapkan Tali Sling Untuk Pembangunan Jembatan gantung Perintis
Pererat Silaturahmi Dengan Masyarakat Babinsa Bantu Jemur Hasil Coklat
Progres Gerai KDKMP Desa Kumbang Indah Capai Progres 83 Persen
Diduga Abaikan Mekanisme Swakelola, Proyek Revitalisasi SDN Sindangsari Ciwidey Berpotensi Langgar Ketentuan Program
Tak kenal Lelah Prajurit TNI terus kerja keras selesaikan jembatan perintis

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 09:08 WIB

Pemasangan Papan Lantai Jembatan Gantung Perintis Jadi Fokus Pekerjaan Saat Ini

Senin, 6 Juli 2026 - 09:02 WIB

Babinsa dan Warga Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Akses Warga Kian Dekat Terwujud

Senin, 6 Juli 2026 - 08:59 WIB

Sempurnakan Elevasi Bentang, Satgas Kodim Terus Lakukan Penegangan Seling Jembatan dan Pengangkatan Tali Sling ke Mobil

Senin, 6 Juli 2026 - 08:56 WIB

Babinsa Bersama Warga Persiapkan Tali Sling Untuk Pembangunan Jembatan gantung Perintis

Senin, 6 Juli 2026 - 08:53 WIB

Pererat Silaturahmi Dengan Masyarakat Babinsa Bantu Jemur Hasil Coklat

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Abaikan Mekanisme Swakelola, Proyek Revitalisasi SDN Sindangsari Ciwidey Berpotensi Langgar Ketentuan Program

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:12 WIB

Tak kenal Lelah Prajurit TNI terus kerja keras selesaikan jembatan perintis

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:08 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Dan PPL Cek Saluran Pipa Irigasi Bersama Kelompok Tani Desa Binaan

Berita Terbaru