Perhutani Gandeng BRI & Kejaksaan Dalam Sosialisasi Sistem Pembayaran CAPS

LIA HAMBALI

- Redaksi

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:32 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

Bondowoso, AgaraNews. Net // Bertempat di BRI Unit Sukosari Bondowoso Perhutani dan BRI Mengadakan kegiatan Sosialisasi sistem pembayaran CAPS (Cashless Agroforestry Payment System) dan penyerahan surat tugas bagi kelompok tani saat masa panen kopi bertujuan untuk mengoptimalkan bagi hasil agroforestri. Langkah ini memastikan transparansi, keamanan transaksi non-tunai, dan legalitas kelompok saat memasuki musim panen di kawasan hutan.

Tampak hadir dalam Sosialisasi Pembayaran Sharing Agroforestri (CAPS)

Pimpinan Cabang BRI Bondowoso Agus Tri Wiyono, Administratur Perhutani

Misbakhul Munir S.Hut dan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Negeri Bondowoso Nala Arjhunto, S.H., M.H. dan tamu undangan lainnya. Jumat (22/05/2026).

Peralihan ke Cashless Pembayaran bagi hasil kini dilakukan secara non-tunai melalui Cashless Agroforestry Payment System (CAPS) melalu BRImo

Keuntungan dari Penyaluran dana petani menjadi lebih cepat, aman, dan tercatat secara transparan.

Pembagian hasil sesuai dengan ketentuan kemitraan Perhutani dan petani, Kemitraan BRIterus dioptimalkan guna mengedukasi para petani dalam melakukan transaksi non-tunai,terang Agus

Pemimpin Cabang BRI Bondowoso.

Selanjutnya penyerahan surat tugas masa panen, Fungsi Surat Tugas ini adalah Dokumen legalitas yang dikeluarkan oleh instansi Perhutani untuk mengawasi dan mendampingi kelompok tani selama masa panen.

Kedepannya Tugas Kelompok Tani Memastikan anggota mematuhi prosedur panen yang baik, memfasilitasi koordinasi, serta mengelola hasil pascapanen kopi sesuai dengan petunjuk teknis.

Sementara Adm Perhutani Misbakhul Munir S.Hut menambahkan, hari ini kami dari Perhutani bekerja sama dengan BRI dan Kejaksaan memberikan SK Pungut terhadap Kelompok petani hutan dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Untuk Agroforestry tahun 2026 dihadiri dari Kabupaten Bondowoso dan Situbondo, ada 5 PKPH kurang lebih 200 Kelompok petani hutan,ujarnya.

Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Negeri Bondowoso Nala Arjhunto, S.H., M.H. menjelaskan,”Kami selaku Jaksa pengacara negara Kejaksaan Negari Bondowoso, memang memberikan pendampingan hukum terhadap Perhutani sebagai klient kami karena sebagai BUMN. Juga melakukan tugas dari Presiden penertiban kawasan hutan supaya pendapatan negara dari hutan ini bisa dikembalikan ke negara termasuk masyarakat”, tutupnya.(Lia Hambali)

Liputan : Bagus

Berita Terkait

Jembatan Gantung Perintis Masuk Tahap Pemasangan Besi Pylon
Babinsa Bersama Tim Konstruksi Mulai Tarik Tali Sling Besi Lantai Bawah
Sinergi Babinsa dan Warga Masyarakat Bangun Jembatan Beton
Babinsa Koramil 0108-01/Lawe Sigala Terus Genjot Penyelesaian Jembatan Beton
Babinsa Cek Ketersediaan Pupuk Untuk Petani Di Wilayah Binaan
Babinsa dan Warga Cor Pondasi Jembatan Gantung
Babinsa Bantu Petani Merawat Padi di Sawah
Dandim 0116/Nagan Raya Apresiasi Kinerja Satgas Jembatan Perintis Garuda

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:36 WIB

Jembatan Gantung Perintis Masuk Tahap Pemasangan Besi Pylon

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:34 WIB

Babinsa Bersama Tim Konstruksi Mulai Tarik Tali Sling Besi Lantai Bawah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:28 WIB

Sinergi Babinsa dan Warga Masyarakat Bangun Jembatan Beton

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:26 WIB

Babinsa Koramil 0108-01/Lawe Sigala Terus Genjot Penyelesaian Jembatan Beton

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:24 WIB

Babinsa Cek Ketersediaan Pupuk Untuk Petani Di Wilayah Binaan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:26 WIB

Babinsa Bantu Petani Merawat Padi di Sawah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:24 WIB

Dandim 0116/Nagan Raya Apresiasi Kinerja Satgas Jembatan Perintis Garuda

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:22 WIB

BABINSA KORAMIL 03/SENAGAN TIMUR LAKUKAN KOMSOS DENGAN WARGA BINAAN

Berita Terbaru