Datangi Berau, Menhut Raja Antoni Pastikan Karhutla Tak Ancam Habitat Orangutan

LIA HAMBALI

- Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:38 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jakarta, AgaraNews. Net // Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni melakukan pengecekkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Berau, Kalimantan Timur. Menhut memastikan Karhutla di Berau tidak mengancam habitat orangutan.

“Hari ini saya datang ke Berau untuk memastikan bahwa Karhutla tidak hanya berdampak negatif kepada masyarakat, tapi juga jangan sampai berdampak negatif terhadap satwa liar kita, terutama orangutan yang menjadi kebanggaan Kalimantan Timur, Berau, bahkan dunia,” kata Menhut Raja Antoni di Berau, Rabu (26/8/2026).

Raja Antoni mengatakan pemerintah saat ini terus berupaya mengantisipasi, mencegah, dan melakukan pemadaman Karhutla. Menurutnya, kondisi cuaca tahun ini menjadi perhatian serius karena El Nino datang lebih cepat dengan skala yang sangat kuat menurut BMKG.

“Kita tahu bahwa Karhutla yang terjadi pada tahun ini karena perubahan iklim yang luar biasa. Biasanya El Nino itu datangnya 4 tahun sekali, yang paling kita catat itu 2015, lompat 4 tahun 2019, lalu 2023. Mestinya baru tahun depan El Nino ini datang, tapi perubahan iklim itu riil,” ujarnya.

Dia menegaskan perlindungan masyarakat dan satwa liar menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla. Selain mencegah dampak terhadap kesehatan masyarakat, kawasan yang menjadi habitat satwa liar juga perlu dijaga agar tidak terdampak kebakaran.

Menhut Raja Antoni juga meminta kawasan habitat orangutan dikawal dari ancaman Karhutla. “Kita juga harus kawal area ini dari Karhutla dengan patroli rutin,” katanya.

Sebagai langkah nyata penyelamatan habitat, Menhut Raja Antoni tengah menyiapkan area preservasi koridor orangutan di Lanskap Keraitan. Inisiatif pelestarian ini dikerjakan bersama Conservation Action Network (CAN) selaku pengelola Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) Long Sam, serta sejumlah mitra konservasi lainnya.(Lia Hambali)

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Reporter : Edo Lembang

Berita Terkait

Operasi Sadar Pajak, Satlantas Polres Karo Tindak 34 Pelanggaran dan Layani Pembayaran Pajak di Tempat
Polsek Tigapanah Hadiri Salam Pamit Mahasiswa KKN UINSU, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Bupati Pantau Kondisi Khairul, Penanganan Medis Terus Dilakukan
PWRI Deli Serdang Diminta Terus Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah
Polsek Padanghilir Patroli Blue Light, Antisipasi 3C Dan Balap Liar
Polri Berangkatkan 403 Personel Satgas Edukasi Karhutla Hari Ini
Menjaga Kondusifitas Induk PJR BSD Korlantas Polri Bersama Ka Induk Kompol Darmawati., SE., MM., MH Bersilaturahmi Dengan Media dan Ojol
Ada Potensi Hujan Malam, Menhut Minta Bandara Kalimarau Berau Tak Ditutup

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Operasi Sadar Pajak, Satlantas Polres Karo Tindak 34 Pelanggaran dan Layani Pembayaran Pajak di Tempat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Polsek Tigapanah Hadiri Salam Pamit Mahasiswa KKN UINSU, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Bupati Pantau Kondisi Khairul, Penanganan Medis Terus Dilakukan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:51 WIB

PWRI Deli Serdang Diminta Terus Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Polsek Padanghilir Patroli Blue Light, Antisipasi 3C Dan Balap Liar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Datangi Berau, Menhut Raja Antoni Pastikan Karhutla Tak Ancam Habitat Orangutan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Menjaga Kondusifitas Induk PJR BSD Korlantas Polri Bersama Ka Induk Kompol Darmawati., SE., MM., MH Bersilaturahmi Dengan Media dan Ojol

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Ada Potensi Hujan Malam, Menhut Minta Bandara Kalimarau Berau Tak Ditutup

Berita Terbaru