Api di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Seluruh Gajah Terpantau Aman

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:15 WIB

5042 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jakarta- Minggu, 23 Agustus 2026, AgaraNews. Net — Kementerian Kehutanan memastikan kebakaran hutan di kawasan Resor Kuala Penet, Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, berhasil dipadamkan pada Sabtu, 22 Agustus 2026, sekitar pukul 19.00 WIB. Berdasarkan pemantauan petugas, gajah sumatra di habitat alami maupun di Pusat Konservasi Gajah berada jauh dari lokasi kebakaran dan tidak terdampak langsung.

Kebakaran terjadi sejak Jumat, 21 Agustus 2026, siang hari di wilayah Resor Kuala Penet, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III Kuala Penet. Luas area terdampak diperkirakan mencapai sekitar 673 hektare. Angka tersebut masih bersifat sementara dan akan diperbarui berdasarkan hasil verifikasi lapangan.

Penanganan kebakaran melibatkan sekitar 250 personel gabungan dari Balai Taman Nasional Way Kambas, Polda Lampung, Polres Lampung Timur, Kodam, Kodim Lampung Timur, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, mitra kerja taman nasional, Masyarakat Mitra Polhut, kelompok tani hutan, koperasi, dan Masyarakat Peduli Api.

Pengendalian di lapangan turut dipantau langsung oleh Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas, Kapolres Lampung Timur, Dandim Lampung Timur, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lampung Timur. Keterlibatan lintas instansi memperkuat koordinasi pemadaman sekaligus memastikan perlindungan kawasan konservasi dan satwa liar menjadi prioritas bersama.

Upaya pemadaman menghadapi tantangan berupa karakteristik lahan bergambut, sulitnya akses menuju lokasi, serta sumber air yang berada cukup jauh dari area kebakaran. Sebagian lokasi bahkan harus dijangkau personel dengan berjalan kaki. Melalui kerja bersama dan penanganan intensif, api berhasil dipadamkan.

Berdasarkan pemantauan Balai Taman Nasional Way Kambas, kelompok gajah liar berada di wilayah utara taman nasional, jauh dari lokasi kebakaran. Sementara itu, gajah yang berada di Pusat Konservasi Gajah juga berada di area yang tidak terdampak.

Dengan demikian, gajah liar maupun gajah di Pusat Konservasi Gajah terpantau aman dan tidak terdampak langsung oleh kejadian tersebut. Petugas tetap melanjutkan pemantauan terhadap pergerakan satwa dan kondisi kawasan untuk memastikan perlindungan satwa liar berjalan optimal.

Setelah pemadaman, personel gabungan melakukan pendinginan dan pemantauan lanjutan guna memastikan tidak terdapat titik api yang kembali muncul. Langkah ini penting mengingat karakteristik lahan bergambut yang memerlukan kewaspadaan untuk mencegah potensi kebakaran berulang.

Sebagai tindak lanjut, Balai Taman Nasional Way Kambas akan meningkatkan intensitas patroli dan pengamanan kawasan serta memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, mitra kerja, dan masyarakat. Penguatan tersebut mencakup pencegahan kebakaran hutan dan lahan, perburuan, perambahan, serta aktivitas ilegal lainnya yang berpotensi mengancam kawasan konservasi.

Kementerian Kehutanan menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan, mitra konservasi, dan masyarakat yang telah bekerja bersama memadamkan kebakaran serta menjaga keselamatan gajah sumatra dan satwa liar lainnya.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran, segera melaporkan temuan asap atau titik api, serta bersama-sama menjaga kelestarian Taman Nasional Way Kambas.(Lia Hambali)

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Reporter : Edo Lembang

Berita Terkait

Tasyakuran HUT ke-28 PAN Jatim, Ratusan Anak Yatim ‘Menggantungkan Harapan’ di Rumah PAN
Hadapi Cuaca Panas Ekstrem, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Operasi Pemadaman Karhutla di Kampar
Gandeng Berbagai Organisasi, Bakti Sosial Kesehatan di Central Plaza Pekanbaru Diserbu Warga
Ketika Seragam Loreng Duduk Bersila, Babinsa 03/Parongil Dengarkan Cerita Petani Kakao di Pelosok Dairi
Danramil 04/Tigalingga Hadiri Lokakarya Lintas Sektor, Sinergi Kesehatan Masyarakat Diperkuat
BPD Maholida Resmi Dilantik, Babinsa Hadir Bawa Pesan Penting untuk Kepentingan Masyarakat
538 KPM Terima 30 Kg Beras Bulog di Kecamatan PGGS, Babinsa Monitoring Penyaluran hingga Tuntas
Ketika Duka Datang, Babinsa Tak Tinggal Diam : Sertu Nuroso Turun Tangan Bantu Pemakaman Warga

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Tasyakuran HUT ke-28 PAN Jatim, Ratusan Anak Yatim ‘Menggantungkan Harapan’ di Rumah PAN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Hadapi Cuaca Panas Ekstrem, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Operasi Pemadaman Karhutla di Kampar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:25 WIB

Gandeng Berbagai Organisasi, Bakti Sosial Kesehatan di Central Plaza Pekanbaru Diserbu Warga

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Ketika Seragam Loreng Duduk Bersila, Babinsa 03/Parongil Dengarkan Cerita Petani Kakao di Pelosok Dairi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:15 WIB

Danramil 04/Tigalingga Hadiri Lokakarya Lintas Sektor, Sinergi Kesehatan Masyarakat Diperkuat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:09 WIB

538 KPM Terima 30 Kg Beras Bulog di Kecamatan PGGS, Babinsa Monitoring Penyaluran hingga Tuntas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Ketika Duka Datang, Babinsa Tak Tinggal Diam : Sertu Nuroso Turun Tangan Bantu Pemakaman Warga

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Dari Roma 12:12 untuk Kehidupan, Babinsa 03/Parongil Hadir Bersama Jemaat GPDI Moria

Berita Terbaru