Bengkulu – 5 Mei 2026, AgaraNews. Net // Benteng Marlborough, sebuah benteng peninggalan kolonial Inggris yang terletak di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, Indonesia, kembali menjadi sorotan publik. Benteng ini, yang dibangun pada tahun 1713-1719, memiliki sejarah yang kaya dan menjadi saksi bisul perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajahan Inggris.
Benteng Marlborough memiliki arsitektur yang unik, dengan dinding yang tebal dan tinggi, serta menara pengamatan yang menjulang ke langit. Benteng ini pernah menjadi pusat pertahanan dan pemerintahan di wilayah Bengkulu pada masa kolonial. Selain itu, benteng ini juga menjadi pusat perdagangan lada dan rempah-rempah, yang sangat berharga pada saat itu.
Namun, Benteng Marlborough juga memiliki sisi gelap. Benteng ini pernah menjadi tempat penahanan bagi para pejuang kemerdekaan Indonesia yang melawan penjajahan Inggris. Banyak pejuang kemerdekaan yang dipenjara dan disiksa di dalam benteng ini, namun mereka tetap berjuang untuk kemerdekaan bangsa Indonesia.
Setelah kemerdekaan Indonesia, Benteng Marlborough dijadikan sebagai museum dan situs sejarah. Saat ini, benteng ini menjadi salah satu destinasi wisata populer di Bengkulu, dengan pengunjung yang datang dari berbagai daerah untuk melihat keindahan arsitektur dan sejarahnya.
Benteng Marlborough juga memiliki cerita legenda yang menarik, yaitu tentang seorang putri raja yang dikabarkan pernah tinggal di benteng ini. Legenda ini menambah daya tarik benteng ini sebagai tempat wisata yang menarik.
“Kami sangat senang melihat banyak pengunjung yang datang ke Benteng Marlborough,” kata Kepala Dinas Pariwisata Bengkulu, “Benteng ini adalah salah satu situs sejarah yang paling penting di Bengkulu, dan kami berharap dapat terus melestarikan dan mempromosikan keindahan dan sejarahnya.”
Jika Anda berkunjung ke Bengkulu, jangan lupa untuk mengunjungi Benteng Marlborough dan merasakan keindahan serta sejarahnya yang kaya.(Lia Hambali)

























