Polda Riau Kawal Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Pertama di Riau, Harapan Baru bagi Ribuan Nelayan Bengkalis

LIA HAMBALI

- Redaksi

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:53 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Bengkalis, AgaraNews . Net // Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pertama di Provinsi Riau yang dibangun di Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, menunjukkan perkembangan menggembirakan.

Hingga akhir Juni 2026, progres pembangunannya telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan rampung pada Agustus mendatang.Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, personel Polda Riau IPDA Iswadi Putra, SH bersama anggota, didampingi Sekretaris Desa Pambang Pesisir Desi Rizal serta masyarakat setempat, melakukan pengecekan langsung ke lokasi pembangunan, Rabu (24/06/2026).

IPDA Iswadi Putra menjelaskan, Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program strategis pemerintah yang dikelola melalui sinergi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pemerintah daerah, serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Di Desa Pambang Pesisir, pengelolaan KNMP dipimpin oleh Marhalis yang juga menjabat sebagai Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bengkalis. Kawasan tersebut menjadi pusat aktivitas bagi sekitar 4.420 nelayan dan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih pertama di Provinsi Riau.“Program ini diharapkan menjadi percontohan bagi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di daerah lain di Provinsi Riau. Pengelola juga dibekali pelatihan teknis agar mampu mengelola seluruh fasilitas secara profesional dan berkelanjutan,” kata IPDA Iswadi Putra.

Berbagai fasilitas modern dibangun untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan, di antaranya dermaga, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) modern, gudang beku (cold storage), pabrik es, bantuan alat tangkap dan jaring, hingga fasilitas pendukung seperti sanitasi, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), pusat kuliner bahari, serta sarana pemasaran hasil perikanan.

Seluruh operasional kawasan nantinya akan dikelola secara profesional oleh manajer yang telah mendapatkan pelatihan khusus, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan Koperasi Desa Merah Putih.Program prioritas nasional ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas sektor perikanan, tetapi juga menjadi upaya nyata pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan mendorong pemerataan ekonomi di kawasan pesisir.

Kehadiran KNMP disambut antusias masyarakat Desa Pambang Pesisir. Para nelayan menilai sistem pengelolaan berbasis koperasi akan mempermudah akses terhadap permodalan, layanan perawatan kapal (docking), hingga distribusi hasil tangkapan.

Selain meningkatkan kesejahteraan nelayan, pembangunan kawasan tersebut juga membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha lokal. Lingkungan kampung yang lebih tertata diproyeksikan berkembang menjadi sentra kuliner bahari dan destinasi wisata pesisir yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Program ini juga mendorong para nelayan untuk lebih tertib dalam mengurus perizinan usaha perikanan dan kelengkapan dokumen kapal. Di sisi lain, keterlibatan generasi muda diharapkan mampu mempercepat transformasi digital melalui pemasaran hasil tangkapan dan produk olahan ikan secara daring.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 80 persen, Kampung Nelayan Merah Putih Desa Pambang Pesisir diharapkan segera beroperasi dan menjadi model pengembangan kawasan pesisir modern yang mampu meningkatkan kesejahteraan ribuan nelayan di Provinsi Riau.(Lia Hambali)

Reporter : ST

Berita Terkait

Dekan FKM Unhas Perkuat Jejaring Kolaborasi Indo-Pasifik pada International One Health Symposium di Australia
Kekuatan Politik Islam di Indonesia 1945-1965 : Dari Revolusi Hingga Demokrasi Terpimpin 
Forbes dan Ahli Waris Sa’anah Serahkan Surat Balasan SP2 ke Kecamatan Cengkareng, Minta Mediasi Ganti Rugi Lahan Dibuka Kembali
Polsek Metro Penjaringan Gelar Operasi KRYD di Titik Rawan Tawuran dan Balap Liar
HUT Bhayangkara ke-80 di Jakarta Utara Perkuat Sinergi Polri, TNI, Pemda dan Masyarakat
Apresiasi Mengalir di HUT Bhayangkara ke-80, Polres Metro Jakarta Utara Dipenuhi Karangan Bunga
Menuju 80 Tahun Polri: Menjaga Presisi, Mengawal Demokrasi dan Transformasi Digital
Polres Tanjung Priok Gelar JJOS Doa Bersama Lintas Agama Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi dan di Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:11 WIB

Dekan FKM Unhas Perkuat Jejaring Kolaborasi Indo-Pasifik pada International One Health Symposium di Australia

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:08 WIB

Kekuatan Politik Islam di Indonesia 1945-1965 : Dari Revolusi Hingga Demokrasi Terpimpin 

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:58 WIB

Forbes dan Ahli Waris Sa’anah Serahkan Surat Balasan SP2 ke Kecamatan Cengkareng, Minta Mediasi Ganti Rugi Lahan Dibuka Kembali

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:52 WIB

Polsek Metro Penjaringan Gelar Operasi KRYD di Titik Rawan Tawuran dan Balap Liar

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:45 WIB

HUT Bhayangkara ke-80 di Jakarta Utara Perkuat Sinergi Polri, TNI, Pemda dan Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:35 WIB

Menuju 80 Tahun Polri: Menjaga Presisi, Mengawal Demokrasi dan Transformasi Digital

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:31 WIB

Polres Tanjung Priok Gelar JJOS Doa Bersama Lintas Agama Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi dan di Hari Bhayangkara ke-80

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WIB

Silaturahmi Serta Kunjungan Kerja Dandim 0201/Medan bersama Ketua Persit KCK Cabang XI ke Koramil 0201-12/Hamparan Perak

Berita Terbaru