Kutacane – Gemuruh tepuk tangan dan sorak-sorai masyarakat mengiringi penampilan Forum Camat se-Kabupaten Aceh Tenggara dalam Karnaval Budaya memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara yang berlangsung meriah di Kota Kutacane, Rabu.
Mengusung tema kehidupan masyarakat era 1980-an, rombongan Forum Camat berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung yang memadati sepanjang jalur karnaval. Konsep yang ditampilkan tidak hanya unik, tetapi juga mampu membangkitkan kenangan masa lalu bagi masyarakat yang pernah merasakan suasana kehidupan pada dekade tersebut.
Sejak rombongan memasuki arena karnaval, antusiasme warga langsung terlihat. Para peserta tampil dengan berbagai busana khas tahun 1980-an, lengkap dengan atribut yang menggambarkan kehidupan masyarakat pada masa itu. Penampilan yang total dan penuh kreativitas membuat banyak penonton mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam mereka.
Suasana semakin semarak ketika para peserta secara bersama-sama menyanyikan lagu daerah “Andeca Andeci”. Alunan lagu yang begitu akrab di telinga masyarakat Aceh Tenggara itu menggema di sepanjang jalan, disambut tepuk tangan dan sorakan gembira dari para penonton.
“Andeca… Andeci…” terdengar bersahut-sahutan dari peserta dan masyarakat yang larut dalam kemeriahan acara. Tidak sedikit warga yang ikut bernyanyi, sementara anak-anak dan remaja tampak berjoget mengikuti irama lagu yang dibawakan dengan penuh semangat.

Kehadiran lagu tersebut seolah menjadi pengikat antara generasi lama dan generasi muda. Bagi masyarakat yang pernah hidup pada era 1980-an, penampilan itu menghadirkan kenangan indah masa lalu. Sementara bagi generasi muda, karnaval tersebut menjadi sarana mengenal budaya dan kehidupan masyarakat Aceh Tenggara pada masa lampau.
Selain menghadirkan nuansa musik dan busana lawas, Forum Camat juga menampilkan berbagai sepeda motor Honda yang dimodifikasi menyerupai kendaraan populer pada era 1980-an. Deretan motor yang tampil bersih dan tertata rapi itu menjadi magnet tersendiri bagi para pengunjung.
Beberapa jenis motor legendaris Honda yang pernah berjaya pada masanya tampil dengan kondisi yang masih terawat. Kendaraan tersebut dihias sedemikian rupa sehingga mampu menghadirkan suasana khas jalanan Indonesia pada dekade 1980-an. Banyak penonton terlihat mendekati barisan kendaraan untuk berfoto dan mengabadikan momen langka tersebut.
Penampilan Forum Camat tidak hanya menonjolkan unsur hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga sejarah dan menghargai perjalanan pembangunan daerah. Melalui konsep nostalgia yang mereka hadirkan, masyarakat diajak mengenang berbagai perubahan yang telah terjadi di Aceh Tenggara dari masa ke masa.
Sepanjang penampilan, sorak sorai penonton tidak pernah berhenti. Tepuk tangan bergema ketika rombongan melintas, sementara sejumlah warga menyebut penampilan Forum Camat sebagai salah satu yang paling menarik dalam karnaval budaya tahun ini.
Karnaval Budaya HUT ke-52 Aceh Tenggara sendiri berlangsung dalam suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan. Berbagai elemen masyarakat, instansi pemerintah, pelajar, organisasi, dan komunitas turut berpartisipasi menampilkan kekayaan budaya serta kreativitas mereka.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara tidak hanya merayakan bertambahnya usia daerah, tetapi juga memperkuat semangat persatuan, melestarikan nilai-nilai budaya, dan menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas daerah.
Di tengah semarak perayaan HUT ke-52 Aceh Tenggara, penampilan Forum Camat se-Kabupaten Aceh Tenggara menjadi salah satu atraksi yang paling berkesan. Dengan balutan nuansa tahun 1980-an, lantunan lagu “Andeca Andeci”, serta deretan motor Honda klasik yang memukau, mereka sukses menghidupkan kembali kenangan masa lalu sekaligus menghadirkan hiburan yang memikat bagi ribuan masyarakat yang memadati jalannya karnaval budaya. Ady
































