Kutacane, agaranews.net// Suasana Aula SMK Negeri 2 Kutacane sejak pagi tampak lebih ramai dari biasanya. Ratusan peserta dari berbagai instansi dan pengelola perpustakaan daerah berkumpul dalam satu agenda penting: Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Perpustakaan Tingkat Daerah yang secara resmi dibuka oleh Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dalam memperkuat ekosistem literasi, sekaligus mendorong transformasi perpustakaan agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat modern.
Pembukaan Penuh Makna, Tekankan Perubahan Zaman
Dalam sambutannya, Bupati H. M. Salim Fakhry menegaskan bahwa perpustakaan saat ini tidak lagi dapat dipahami sebatas ruang penyimpanan buku. Menurutnya, perpustakaan harus berkembang menjadi pusat pengetahuan, inovasi, dan ruang interaksi masyarakat yang lebih luas.
“Perpustakaan harus mampu bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Pengelolaan yang profesional, modern, dan berbasis teknologi menjadi kunci agar layanan literasi kita semakin dekat dengan masyarakat,” tegasnya di hadapan peserta.
Ia juga menekankan pentingnya peran pengelola perpustakaan sebagai garda terdepan dalam membangun budaya baca, khususnya di kalangan pelajar dan generasi muda yang kini hidup di tengah arus digital yang sangat cepat.
Diikuti Pejabat Daerah dan Pengelola Perpustakaan
Kegiatan Bimtek ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat Eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, serta para pengelola perpustakaan dari berbagai satuan pendidikan dan instansi terkait.
Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan adanya dukungan lintas sektor terhadap penguatan program literasi daerah. Tidak hanya bersifat seremonial, namun juga diarahkan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang mengelola layanan perpustakaan di lapangan.
Fokus pada Peningkatan Kompetensi dan Digitalisasi
Bimtek ini dirancang untuk memberikan pemahaman teknis yang lebih mendalam kepada para peserta, mulai dari pengelolaan koleksi, manajemen layanan perpustakaan, hingga pemanfaatan sistem digital dalam mendukung akses informasi masyarakat.
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, perpustakaan dituntut untuk tidak hanya menyediakan buku fisik, tetapi juga menghadirkan layanan digital yang mudah diakses, cepat, dan relevan dengan kebutuhan pengguna.
Dalam konteks ini, pemerintah daerah menaruh harapan besar agar para peserta dapat menjadi agen perubahan di masing-masing unit perpustakaan, sehingga transformasi layanan dapat berjalan secara merata hingga ke tingkat desa dan sekolah.
Antusiasme Peserta dan Suasana Kegiatan
Sejak acara dibuka, suasana aula tampak dipenuhi antusiasme peserta yang mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan serius. Diskusi-diskusi teknis yang akan berlangsung dalam sesi pelatihan diharapkan dapat membuka wawasan baru terkait pengelolaan perpustakaan yang lebih efektif dan berdaya saing.
Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antar pengelola perpustakaan untuk saling bertukar pengalaman dan strategi dalam meningkatkan minat baca masyarakat di daerah masing-masing.
Komitmen Jangka Panjang Literasi Daerah
Melalui pelaksanaan Bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembangunan sektor pendidikan non-formal, khususnya dalam bidang literasi.
Perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, ruang kreatif, serta wadah pengembangan pengetahuan yang inklusif.
Dengan adanya penguatan kapasitas ini, Aceh Tenggara menargetkan lahirnya pengelolaan perpustakaan yang lebih modern, profesional, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Kegiatan Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Tingkat Daerah ini pun menjadi momentum penting dalam perjalanan transformasi literasi di Aceh Tenggara—menuju masyarakat yang lebih cerdas, melek informasi, dan berdaya saing tinggi.
#Perpustakaan #Literasi #LiterasiDigital #AcehTenggara #Kutacane #Bimtek #Pendidikan #TransformasiDigital #PengembanganSDM #PerpustakaanDaerah #GerakanLiterasiNasional #InfoAcehTenggara #PemkabAcehTenggara #BelajarSepanjangHayat #DuniaPendidikan
































