
Kutacane Agaranews.net – Dandim 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdyantoro S.T bersama Bupati Agara melaksanakan ground breking peletakan Batu Pertama pembangunan jembatan gantung perintis garuda bertempat di desa Teger Miko Kecamatan Lawe Sumur Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (17/05/2026)
Kegiatan ini dengan mengusung tema *TNI AD Hadir Untuk Rakyat*
Sambutan Dandim 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T, yaitu Pembangunan jembatan perintis gantung garuda ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah, khususnya untuk membuka akses masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan transportasi. Ini adalah Jembatan yang ke 3 (ketiga) yang kita bangun.
Jembatan ini memiliki panjang lebih kurang 100 meter, dan lebar 1,2 Meter. Jembatan ini perannya sangat penting, khususnya dalam memperlancar akses transportasi masyarakat, terutama untuk menunjang kegiatan pertanian yang menjadi sumber utama penghidupan masyarakat di wilayah ini sehingga dengan adanya jembatan ini nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi dan mendukung proses pembangunan hingga selesai, serta menjaga dan merawat jembatan tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Sambutan Bupati Agara H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M, yaitu Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0108/Agara, yang telah berperan aktif dalam mendukung pembangunan di daerah ini. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
Pembangunan jembatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah bersama TNI, khususnya Kodim 0108/Agara, dalam upaya meningkatkan konektivitas wilayah serta memperlancar akses transportasi masyarakat. Terutama untuk menunjang kegiatan pertanian yang menjadi sumber utama penghidupan masyarakat di wilayah ini. Kita menyadari bahwa selama ini masyarakat di Desa Teger Miko dan sekitarnya masih menghadapi akses yang terbatas, sehingga menjadi salah satu kendala utama bagi para petani dalam mendistribusikan hasil panennya.
Kami berharap pembangunan jembatan ini dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu, dan sesuai dengan kualitas yang diharapkan. Untuk itu, kami juga mengajak seluruh masyarakat agar ikut berpartisipasi menjaga keamanan dan kelancaran proses pembangunan ini.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Ground Breaking atau Peletakan Batu Pertama Jembatan Gantung Perintis ini secara resmi kita mulai.
(Pendim Agara).
























