AMI Akan Gelar Aksi Besar-Besaran di Kanwil Ditjenpas Jatim, Soroti Dugaan Peredaran Narkoba dan Kelalaian di Sejumlah Lapas

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:07 WIB

5033 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

 

Surabaya, AgaraNews . Net // Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aliansi Madura Indonesia (AMI) memastikan akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Timur, Lapas Kelas IIA Sidoarjo, dan Lapas Kelas I Surabaya.

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi atas berbagai dugaan persoalan yang terjadi di sejumlah lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di Jawa Timur.

Ketua Umum DPP AMI, Baihaki Akbar, mengatakan pihaknya menerima berbagai informasi mengenai dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkoba, telepon genggam (HP), minuman keras (miras), hingga pil yang dikenal dengan sebutan “grasak” di beberapa lapas. Selain itu, AMI juga menyoroti dugaan kelalaian petugas yang mengakibatkan kaburnya tahanan maupun narapidana.

“Informasi yang kami peroleh berasal dari sejumlah narapidana maupun mantan narapidana. Tentu seluruh informasi tersebut harus dibuktikan melalui penyelidikan yang profesional oleh aparat penegak hukum. Karena itu kami meminta pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai dugaan yang berkembang di lingkungan pemasyarakatan,” ujar Baihaki.

Menurutnya, sejumlah lembaga pemasyarakatan yang menjadi perhatian AMI di antaranya Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, Lapas Kelas I Madiun, Lapas Kelas I Malang, Lapas Kelas IIA Sidoarjo, Lapas Kelas I Surabaya, Lapas Kelas IIB Probolinggo, Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Lapas Kelas IIB Blitar, serta Rutan Kelas IIB Bangil.

AMI menduga masih terdapat praktik peredaran narkoba, penyalahgunaan telepon genggam, peredaran pil “grasak”, minuman keras, hingga dugaan jual beli fasilitas tertentu di dalam lapas.

Selain itu, AMI juga menyoroti dugaan belum optimalnya penanganan kasus pungutan liar di Lapas Kelas IIB Blitar serta dugaan kelalaian petugas yang menyebabkan kaburnya tahanan di Rutan Kelas IIB Bangil dan narapidana di Lapas Kelas I Madiun.

Dalam aksi nanti, AMI akan membawa sebelas tuntutan kepada pemerintah. Di antaranya mendesak Presiden Republik Indonesia melakukan evaluasi terhadap Direktur Jenderal Pemasyarakatan serta mendesak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan mengevaluasi dan mengambil tindakan terhadap Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur beserta para kepala lapas, kepala pengamanan lapas (KPLP), kepala keamanan dan ketertiban (Ka. Kamtib), serta pejabat terkait di sejumlah lapas dan rutan yang menjadi sorotan, apabila berdasarkan hasil pemeriksaan terbukti terjadi pelanggaran atau kelalaian.

Baihaki menegaskan bahwa aksi demonstrasi akan berlangsung secara damai dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kami datang bukan untuk membuat kegaduhan. Kami ingin mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pemasyarakatan. Jika dugaan yang kami sampaikan benar, maka harus ada tindakan tegas terhadap siapa pun yang terlibat, sebaliknya, apabila tidak terbukti, tentu proses hukum harus tetap dihormati,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, aparat penegak hukum, serta seluruh instansi terkait segera melakukan penyelidikan secara profesional, transparan, dan akuntabel terhadap seluruh dugaan yang disampaikan.(Lia Hambali)

Reporter : Redho

Berita Terkait

STIT Darussalamah Pidie Sukses Gelar Sidang Munaqasyah, Cetak Lulusan Unggul Berkarakter Islami
Patroli KRYD Polsek Metro Penjaringan Sisir Titik Rawan, Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan
Polsek Koja Intensif Patroli KRYD, Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan di Jakarta Utara
Polsek Koja Bekali Siswa Baru di SMK Walang Jaya tentang Bahaya Tawuran, Bullying, dan Narkoba saat MPLS
Kebakaran Hanguskan PD Nita Jaya di Koja, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
MPLS PKBM Mutiara Hati, Polsek Metro Penjaringan Tanamkan Disiplin dan Tolak Tawuran
Polsek Kelapa Gading Berikan Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa Baru SMP Kasih Ananda dalam Kegiatan MPLS
Polres Tebingtinggi Evakuasi Penemuan Mayat Seorang Pria Di Simpang Medan 

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:59 WIB

STIT Darussalamah Pidie Sukses Gelar Sidang Munaqasyah, Cetak Lulusan Unggul Berkarakter Islami

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:58 WIB

Patroli KRYD Polsek Metro Penjaringan Sisir Titik Rawan, Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:53 WIB

Polsek Koja Intensif Patroli KRYD, Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan di Jakarta Utara

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:50 WIB

Polsek Koja Bekali Siswa Baru di SMK Walang Jaya tentang Bahaya Tawuran, Bullying, dan Narkoba saat MPLS

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:43 WIB

Kebakaran Hanguskan PD Nita Jaya di Koja, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:37 WIB

Polsek Kelapa Gading Berikan Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa Baru SMP Kasih Ananda dalam Kegiatan MPLS

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:32 WIB

Polres Tebingtinggi Evakuasi Penemuan Mayat Seorang Pria Di Simpang Medan 

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:26 WIB

Provinsi Luwu Raya Dinilai Strategis bagi Hilirisasi dan Indonesia Timur, Tim Pemekaran Temui KSP

Berita Terbaru