Pakpak Bharat, AgaraNews. Net // Kelangkaan pupuk subsidi di Kabupaten Pakpak Bharat mulai menjadi perhatian serius. Untuk memastikan distribusi pupuk subsidi berjalan tepat sasaran sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi, Sertu Jumain, turun langsung melakukan monitoring ke kios pupuk UD Fuji milik Sehidup Sinamo di Desa Sukaramai, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat, Kamis (21/05/2026).
Dalam kegiatan monitoring tersebut, Sertu Jumain berdialog langsung dengan pemilik kios dan para petani yang datang menebus pupuk subsidi. Dari hasil pemantauan diketahui bahwa jumlah pupuk subsidi yang diterima kios tidak sesuai dengan kebutuhan kelompok tani yang telah diajukan melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Akibat keterbatasan pasokan, pihak kios terpaksa membagi pupuk secara merata kepada seluruh petani yang datang.
“Pupuk subsidi yang tersedia hari ini hanya jenis Ponska. Petani yang datang sekitar 200 orang sehingga masing-masing hanya mendapatkan 20 kilogram,” ujar pemilik kios saat berbincang dengan Babinsa. Ia menyebutkan keterbatasan kuota pupuk subsidi dari pemerintah membuat kebutuhan petani belum dapat terpenuhi secara maksimal, terutama pada musim tanam saat permintaan pupuk meningkat.
Kondisi tersebut turut dikeluhkan para petani di Desa Sukaramai. Salah seorang warga mengaku kesulitan mendapatkan pupuk subsidi untuk kebutuhan pertanian mereka. Menurutnya, persoalan utama bukan pada harga pupuk, melainkan kelangkaan stok di lapangan. “Kalau soal harga kami tidak keberatan, tapi jangan sampai pupuk langka seperti sekarang karena kebutuhan tanaman tetap harus dipenuhi,” ungkapnya.
Babinsa Koramil 06/Kerajaan Sertu Jumain mengatakan pihaknya melakukan monitoring guna memastikan penyaluran pupuk subsidi tetap sesuai aturan pemerintah. Penebusan pupuk subsidi di kios UD Fuji dilakukan menggunakan Kartu Tani atau KTP dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Sementara itu, Danramil 06/Kerajaan Kapten Inf A. Siregar secara terpisah menyampaikan bahwa pihak Koramil akan berkoordinasi dengan dinas pertanian terkait kelangkaan pupuk subsidi yang terjadi di Desa Sukaramai. Menurutnya, ketersediaan pupuk menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan masyarakat di wilayah kecamatan kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat. (Lia Hambali)
(Prajurit Pena)




























