Dapur 3T Bersarang di Kota Manokwari, Weluri Jadi Saksi 

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:02 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manokwari, AgaraNews. Net // Aktivis Papua Barat Thomas Sanadi angkat suara terkait dengan dapur 3T yang bersarang di Kota. Jika dapur 3T bersarang di kota ini adalah bentuk penghinaan terhadap Pemerintah Kota Manokwari.

Thomas Sanadi mengungkapkan kepada awak media pada Jumat (08-05-2026) Terkait Hal Tersebut

“Dalam aturan resmi, program SPPG 3T diperuntukkan khusus untuk melayani penerima manfaat di wilayah: Pegunungan, Kepulauan, Pesisir, dan Pedalaman,” ungkapnya

“Kami mempertanyakan Apakah Weluri Itu Pedalaman? Coba kita lihat faktanya di lapangan. Di sekitar Kampung Weluri berdiri megah, diantaranya Kantor Polda Papua Barat, Area Perhotelan, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kementerian Pertanian,” tambahnya

Ini adalah wilayah yang sudah maju, terfasilitasi lengkap, dan sangat dekat dengan pusat pemerintahan.

“Sungguh sangat memalukan dan tidak profesional jika pihak BGN Papua Barat justru tidak melaporkan atau menolak untuk mencabut menyesuaikan data tersebut. Ini menunjukkan ada kelalaian atau kesengajaan menempatkan titik layanan di tempat yang Tidak Sesuai,” ulasnya

Kami menduga dan mengindikasikan bahwa bukan hanya di Weluri, tapi di beberapa titik lain di Papua Barat juga terjadi hal serupa. Lokasinya tidak berada di wilayah yang semestinya, melainkan di tempat-tempat yang sebenarnya sudah mudah diakses atau bahkan di wilayah perkotaan.

“Jangan main-main dengan aturan. Juknis adalah hukum yang harus ditaati. Jika salah tempat, maka hak orang-orang yang benar-benar berada di pedalaman, di pulau terluar, dan di pegunungan yang susah dijangkau, justru terampas dan tidak terlayani,” tutup Thomas Sanadi. (Megy)

Berita Terkait

Ahmad Ripai Pimpin HMI-MPO Cabang MADINA Periode 2026-2027
Penangkapan Bandar Narkoba di Siabu, GM GRIB Jaya Duga Ada Jaringan Terorganisir Dan Desak Polres Madina Bongkar Aktor Besar dibaliknya
Sebulan Menghalau Dahaga: Langkah Kilat Tentara di Tanah Gebang
Loreng dan Cokelat Ngopi Bareng Warga Gebang, Bangun Kepercayaan di Meja Kopi Pasar Rawa
Bukan Sekadar Semen dan Pasir, ‘Diplomasi Meja Kopi’ Jadi Senjata Ampuh Satgas TMMD 128 di Langkat
Srawung di Meja Kopi, Cara Tentara Merawat Nadi Kehidupan di Langkat
Tentara “Sulap” Air Mata Menjadi Air Bersih di Pasar Rawa
Menjemput Martabat dari Pancuran Air Pasar Rawa

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:52 WIB

Ahmad Ripai Pimpin HMI-MPO Cabang MADINA Periode 2026-2027

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:47 WIB

Penangkapan Bandar Narkoba di Siabu, GM GRIB Jaya Duga Ada Jaringan Terorganisir Dan Desak Polres Madina Bongkar Aktor Besar dibaliknya

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:33 WIB

Sebulan Menghalau Dahaga: Langkah Kilat Tentara di Tanah Gebang

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:29 WIB

Loreng dan Cokelat Ngopi Bareng Warga Gebang, Bangun Kepercayaan di Meja Kopi Pasar Rawa

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:26 WIB

Bukan Sekadar Semen dan Pasir, ‘Diplomasi Meja Kopi’ Jadi Senjata Ampuh Satgas TMMD 128 di Langkat

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:19 WIB

Tentara “Sulap” Air Mata Menjadi Air Bersih di Pasar Rawa

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:16 WIB

Menjemput Martabat dari Pancuran Air Pasar Rawa

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:03 WIB

50 Siswa Sulut Dibiayai Jadi Dokter, Pemerintah Provinsi Siapkan Skema Pemerataan Tenaga Medis

Berita Terbaru

HEADLINE

Ahmad Ripai Pimpin HMI-MPO Cabang MADINA Periode 2026-2027

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:52 WIB