Bupati Aceh Tenggara Salim Fakhry Salurkan Bantuan Tunai Rp1 Juta untuk 100 Lansia dari 16 Kecamatan

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:55 WIB

504 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – agaranews.net// Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti Pendopo Bupati Aceh Tenggara, Selasa (12/5/2026). Di tempat itu, ratusan pasang mata para lanjut usia tampak berbinar ketika satu per satu nama mereka dipanggil dalam kegiatan penyaluran bantuan sosial lansia yang dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat kecil dan kelompok rentan dengan menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp1 juta kepada 100 lansia yang tersebar di 16 kecamatan di wilayah Aceh Tenggara.

Bantuan tersebut disalurkan langsung melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) guna memastikan proses penyaluran berlangsung aman, tepat sasaran, transparan, serta memudahkan para penerima dalam mengambil bantuan sesuai kebutuhan mereka.

Sejak pagi hari, para lansia bersama keluarga pendamping sudah memadati halaman Pendopo Bupati. Sebagian tampak mengenakan pakaian sederhana, sementara beberapa lainnya datang dengan langkah perlahan menggunakan tongkat. Meski usia tak lagi muda, semangat dan rasa syukur begitu jelas terpancar dari wajah mereka.

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimda, tokoh adat, perwakilan DPRK Aceh Tenggara, hingga para pendamping sosial dari Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tenggara.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Sosial Aceh Tenggara menjelaskan bahwa seluruh penerima bantuan telah melalui proses pendataan, verifikasi, dan validasi ketat oleh para pendamping sosial yang turun langsung ke desa-desa.

“Tim kami sudah bekerja selama sebulan terakhir untuk memastikan bantuan ini benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan. Seluruh data diperiksa langsung di lapangan agar tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menyebutkan, penerima bantuan diprioritaskan bagi lansia berusia di atas 60 tahun, tidak memiliki penghasilan tetap, hidup dalam keterbatasan ekonomi, dan belum menerima bantuan serupa dari program lainnya.

“Kami ingin memastikan tidak ada lansia yang terlupakan. Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi kami berharap dapat membantu kebutuhan sehari-hari mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Tenggara, Kasri Selian, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap para orang tua di Aceh Tenggara.

Menurutnya, kepedulian terhadap lansia bukan sekadar program bantuan sosial, melainkan bentuk penghormatan terhadap generasi terdahulu yang telah membesarkan keluarga dan membangun daerah.

“Dalam adat Aceh, orang tua memiliki kedudukan yang sangat mulia. Apa yang dilakukan pemerintah hari ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai kemanusiaan dan penghormatan terhadap orang tua masih terus dijaga,” ungkap Kasri Selian.

Puncak acara berlangsung saat Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry, menyampaikan sambutan di hadapan para lansia dan tamu undangan. Dengan nada penuh empati, ia menegaskan bahwa perhatian terhadap kelompok rentan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

“Hari ini kita berkumpul bukan hanya menyerahkan bantuan, tetapi sebagai bentuk rasa hormat dan kasih sayang kepada Bapak dan Ibu semua. Para lansia adalah generasi yang telah berjuang membangun keluarga, masyarakat, dan daerah ini,” ujar Salim Fakhry.

Ia menambahkan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan para lansia tetap mendapatkan perhatian dan kehidupan yang layak di masa tua mereka.

“Bantuan ini mungkin belum seberapa dibanding jasa besar Bapak Ibu semua. Namun kami berharap dapat membantu kebutuhan pokok, biaya berobat, dan kebutuhan sehari-hari lainnya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Salim Fakhry juga menegaskan bahwa bantuan diberikan berdasarkan hasil verifikasi ketat agar benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

“Kami tidak ingin hak masyarakat kecil diambil oleh pihak yang tidak berhak. Karena itu proses pendataan dilakukan secara teliti dan transparan,” tegasnya.

Usai sambutan, Bupati secara simbolis menyerahkan buku rekening BSI kepada sejumlah perwakilan lansia penerima bantuan. Momen tersebut disambut tepuk tangan hangat dari para undangan. Beberapa lansia bahkan tampak menitikkan air mata haru saat menerima bantuan.

Kehadiran para anggota DPRK Aceh Tenggara dalam kegiatan itu juga menjadi bentuk dukungan terhadap program kesejahteraan sosial yang dijalankan pemerintah daerah.

Menurut mereka, perhatian terhadap lansia merupakan indikator penting keberhasilan pembangunan manusia, karena menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perlindungan dan perhatian lebih.

Suasana kekeluargaan semakin terasa ketika para lansia satu per satu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati dan jajaran pemerintah daerah. Bagi mereka, bantuan tersebut bukan sekadar uang tunai, melainkan bentuk perhatian dan penghargaan atas keberadaan mereka di tengah masyarakat.

Salah seorang lansia penerima bantuan mengaku bersyukur karena pemerintah masih memperhatikan kondisi masyarakat kecil.

“Alhamdulillah, kami merasa diperhatikan. Semoga Bapak Bupati selalu sehat dan dimudahkan dalam memimpin Aceh Tenggara,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara melalui Dinas Sosial memastikan program bantuan sosial bagi lansia akan terus dipantau dan dievaluasi. Para pendamping sosial juga akan tetap turun ke lapangan guna mendata warga lain yang membutuhkan bantuan serupa di masa mendatang.

Program ini menjadi salah satu bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dalam menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat kecil.

Di bawah kepemimpinan Salim Fakhry, perhatian terhadap masyarakat rentan terus menjadi prioritas, dengan harapan terwujudnya Aceh Tenggara yang lebih sejahtera, berkeadilan, dan penuh kepedulian sosial.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto antara Bupati, Ketua MAA, anggota DPRK, pejabat daerah, serta seluruh lansia penerima bantuan. Momen itu menjadi gambaran bahwa di Aceh Tenggara, para orang tua tidak dilupakan, melainkan tetap dijaga, dihormati, dan diperhatikan dengan sepenuh hati. Ady

Berita Terkait

Ahmad Ripai Pimpin HMI-MPO Cabang MADINA Periode 2026-2027
Penangkapan Bandar Narkoba di Siabu, GM GRIB Jaya Duga Ada Jaringan Terorganisir Dan Desak Polres Madina Bongkar Aktor Besar dibaliknya
Sebulan Menghalau Dahaga: Langkah Kilat Tentara di Tanah Gebang
Loreng dan Cokelat Ngopi Bareng Warga Gebang, Bangun Kepercayaan di Meja Kopi Pasar Rawa
Bukan Sekadar Semen dan Pasir, ‘Diplomasi Meja Kopi’ Jadi Senjata Ampuh Satgas TMMD 128 di Langkat
Srawung di Meja Kopi, Cara Tentara Merawat Nadi Kehidupan di Langkat
Tentara “Sulap” Air Mata Menjadi Air Bersih di Pasar Rawa
Menjemput Martabat dari Pancuran Air Pasar Rawa

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:52 WIB

Ahmad Ripai Pimpin HMI-MPO Cabang MADINA Periode 2026-2027

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:47 WIB

Penangkapan Bandar Narkoba di Siabu, GM GRIB Jaya Duga Ada Jaringan Terorganisir Dan Desak Polres Madina Bongkar Aktor Besar dibaliknya

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:33 WIB

Sebulan Menghalau Dahaga: Langkah Kilat Tentara di Tanah Gebang

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:29 WIB

Loreng dan Cokelat Ngopi Bareng Warga Gebang, Bangun Kepercayaan di Meja Kopi Pasar Rawa

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:26 WIB

Bukan Sekadar Semen dan Pasir, ‘Diplomasi Meja Kopi’ Jadi Senjata Ampuh Satgas TMMD 128 di Langkat

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:19 WIB

Tentara “Sulap” Air Mata Menjadi Air Bersih di Pasar Rawa

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:16 WIB

Menjemput Martabat dari Pancuran Air Pasar Rawa

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:03 WIB

50 Siswa Sulut Dibiayai Jadi Dokter, Pemerintah Provinsi Siapkan Skema Pemerataan Tenaga Medis

Berita Terbaru

HEADLINE

Ahmad Ripai Pimpin HMI-MPO Cabang MADINA Periode 2026-2027

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:52 WIB