Kutacane – agaranews.net// Di tengah lumpur tebal dan material sisa banjir bandang yang masih menutupi akses jalan Desa Lawe Tua Persatuan, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Selasa (12/5/2026), personel Polsek Lawe Sigala-gala tampak berjibaku membantu masyarakat yang kesulitan melintas. Dengan sepatu dan seragam yang dipenuhi lumpur, para personel kepolisian tanpa ragu turun langsung ke lokasi demi memastikan warga tetap bisa beraktivitas dengan aman.
Jalan yang licin akibat genangan lumpur dan bebatuan membuat banyak pengendara roda dua kesulitan melewati jalur tersebut. Melihat kondisi itu, personel kepolisian sigap membantu mendorong sepeda motor warga satu per satu agar dapat melewati medan yang berbahaya. Tidak hanya itu, pejalan kaki hingga warga lanjut usia juga dibantu menyeberangi jalan yang rusak akibat terjangan banjir bandang.
Di tengah suasana pascabencana yang masih menyisakan trauma, kehadiran aparat kepolisian menjadi penguat semangat bagi masyarakat. Personel terlihat terus memberikan bantuan sambil mengatur arus lalu lintas agar kendaraan tidak menumpuk dan menghindari risiko kecelakaan di lokasi terdampak.
Beberapa warga mengaku terharu melihat kepedulian aparat kepolisian yang rela turun langsung ke medan berlumpur demi membantu masyarakat. Bagi warga, kehadiran polisi bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi penolong di saat kondisi sulit.
Kapolsek Lawe Sigala-gala, Iptu Julius Pakpahan, mengatakan bahwa seluruh personel terus disiagakan untuk membantu masyarakat selama proses penanganan pascabanjir berlangsung. Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata pengabdian dan pelayanan kemanusiaan.
“Personel kami tetap bersiaga di lokasi untuk membantu masyarakat yang melintas serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kami juga mengimbau warga agar berhati-hati karena kondisi jalan masih licin dan cuaca belum menentu,” ujarnya.
Selain membantu warga melintas, personel Polsek Lawe Sigala-gala juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan longsor dan banjir susulan. Mengingat intensitas hujan yang masih cukup tinggi, masyarakat diminta segera melapor apabila menemukan kondisi yang membahayakan.
Aksi cepat dan humanis yang ditunjukkan personel kepolisian tersebut menjadi bukti nyata bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga menghadapi musibah. Di balik derasnya bencana dan sulitnya medan yang dilalui, semangat kemanusiaan dan kepedulian aparat menjadi cahaya harapan bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Aceh Tenggara. Ady




















