KUTACANE – agaranews.net// Suasana haru menyelimuti acara peusijuek dan doa bersama pelepasan 133 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Aceh Tenggara tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara melalui organisasi Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Aceh Tenggara di Pendopo Bupati Aceh Tenggara, Jumat (8/5/2026).
Ratusan calon tamu Allah yang hadir mengenakan pakaian serba putih tampak khusyuk mengikuti rangkaian acara. Lantunan doa, salawat serta prosesi peusijuek berlangsung penuh khidmat dan kekeluargaan. Tangis haru keluarga yang turut mengantar para CJH pun pecah saat doa keselamatan dipanjatkan bersama.
Namun suasana semakin emosional ketika Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, diberikan kesempatan menyampaikan sambutan di hadapan para calon jamaah haji.
Dengan suara bergetar, perwira menengah Polri asal Sumatera Barat itu mengaku tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat melihat para orang tua calon jamaah haji yang akan berangkat menuju Tanah Suci.
“Saya tidak dapat banyak berkata. Saya bangga kepada orang tua-tua ini. Saya semakin teringat kepada ibu saya yang juga menjadi calon jamaah haji tahun ini,” ujar AKBP Yulhendri sembari menahan tangis.
Ucapan tersebut sontak membuat suasana di dalam pendopo berubah hening. Sejumlah tamu undangan, keluarga CJH hingga para jamaah terlihat ikut meneteskan air mata mendengar ungkapan tulus Kapolres Aceh Tenggara tersebut.
Dalam momen penuh haru itu, AKBP Yulhendri tampak memberikan penghormatan takzim kepada seluruh calon jamaah haji yang hadir. Baginya, para CJH bukan hanya tamu Allah, tetapi juga sosok orang tua yang patut dimuliakan dan dihormati.
Bupati Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Kapolres Aceh Tenggara terhadap para calon jamaah haji.
Menurutnya, air mata yang jatuh dari AKBP Yulhendri merupakan bentuk ketulusan seorang anak kepada orang tua.
“Isak haru dari AKBP Yulhendri tadi adalah isak haru seorang anak kepada semua calon jamaah haji Aceh Tenggara. Beliau menganggap para jamaah ini seperti orang tua sendiri,” kata Salim Fakhry.
Bupati juga mengungkapkan, perhatian Kapolres Aceh Tenggara terhadap para calon jamaah haji bukan hanya sebatas kata-kata, namun dibuktikan melalui bantuan alat kesehatan yang telah dua tahun berturut-turut diberikan kepada CJH Aceh Tenggara.
“Kami tidak dapat banyak berkata selain mengucapkan terima kasih kepada AKBP Yulhendri yang selama dua tahun berturut-turut telah memberikan sumbangan alat kesehatan kepada calon jamaah haji,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua IPHI Aceh Tenggara dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh calon jamaah haji untuk menjaga kesehatan, kekompakan serta saling membantu selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Ia berharap seluruh jamaah diberikan kelancaran, kesehatan dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.
Acara peusijuek kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat. Satu persatu calon jamaah haji tampak bersalaman dengan para pejabat daerah, keluarga dan kerabat yang hadir sambil memohon doa restu.
Tangis bahagia dan haru terus mewarnai prosesi pelepasan itu. Sebagian keluarga tampak memeluk erat orang tua mereka yang akan berangkat ke Tanah Suci, seolah tak ingin melepas kepergian untuk sementara waktu.
Sebanyak 133 calon jamaah haji Aceh Tenggara dijadwalkan diberangkatkan menuju embarkasi haji Aceh dalam waktu dekat sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi untuk menunaikan rukun Islam kelima. Ady




















